PONTIANAK POST- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau menggelar kegiatan Warah Bejantuh bersama insan pers di Kabupaten Sanggau, sebagai wadah silaturahmi, membangun komunikasi, dan memperkuat sinergitas antara institusi penegak hukum dan media massa.
Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, Fauzi Marasabessy, dengan Kepala Seksi Intelijen Kejari Sanggau bertindak sebagai moderator. Sejumlah jurnalis dari media cetak, elektronik, hingga media daring turut ambil bagian dalam agenda tersebut.
Dalam sambutannya, Kajari Sanggau menyampaikan arah kebijakan penegakan hukum yang diusung Kejaksaan, khususnya dalam menangani perkara tindak pidana korupsi. Ia menegaskan pentingnya pendekatan hukum yang proporsional dan humanis sesuai karakteristik daerah.
“Perintah Jaksa Agung jelas, Kejaksaan Negeri sebagai ujung tombak di daerah harus melakukan penegakan hukum secara proporsional dan humanis. Tidak hanya menghukum pelaku, tetapi juga mendorong terciptanya good governance dan clean government,” ujar Fauzi.
Kajari juga menyoroti pentingnya aspek pemulihan kerugian negara dalam setiap perkara korupsi, bukan hanya aspek pemidanaan. Menurutnya, upaya hukum harus bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kalau ada korupsi jembatan, bukan sekadar orangnya kita penjarakan, tapi juga bagaimana jembatan itu bisa selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Orientasi kita tidak hanya menghukum, tapi juga memulihkan kerugian negara serta memberi manfaat untuk rakyat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Kejari Sanggau berharap hubungan dengan insan pers semakin solid, guna mendukung keterbukaan informasi publik secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.(agg)
Editor : Hanif