Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kemenag Sanggau Ajak Pemuda Jadi Pelopor Toleransi dan Kerukunan Umat

Hanif PP • Kamis, 4 September 2025 | 12:34 WIB

 

RUKUN: Peringatan hari kerukunan umat beragam di Sanggau yang berfokus pada peran vital generasi muda.
RUKUN: Peringatan hari kerukunan umat beragam di Sanggau yang berfokus pada peran vital generasi muda.

 

PONTIANAK POST - Kementerian Agama Kabupaten Sanggau menyerukan pemuda untuk mengambil peran sentral sebagai agen perdamaian dan pelopor kerukunan di tengah heterogenitas bangsa. Seruan ini disampaikan dalam peringatan Hari Kerukunan Umat Beragama yang berfokus pada peran vital generasi muda.

Kepala Kemenag Sanggau, Ahmad Zaini, menekankan bahwa pemuda memiliki tanggung jawab besar untuk mengukuhkan fondasi kedamaian di tengah perbedaan agama, suku, dan budaya. Menurutnya, kerukunan adalah pondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kami berharap generasi muda Sanggau dapat menjadi pelopor dalam memperkuat kebersamaan di tengah perbedaan," tegas Ahmad Zaini.

Acara yang berlangsung di Aula Kemenag Sanggau ini tidak hanya diisi dengan sambutan, tetapi juga menggelar diskusi panel yang menghadirkan tokoh agama, akademisi, dan pemuda. Mereka membahas berbagai tantangan dalam menjaga toleransi dan cara-cara praktis yang bisa diterapkan pemuda untuk menciptakan harmoni.

Salah satu peserta, Arianto, mahasiswa Universitas Sanggau, mengaku acara ini memberinya pemahaman mendalam tentang pentingnya toleransi.

"Toleransi bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi harus menjadi tindakan nyata di lingkungan kita," ujarnya.

Menutup acara, Kemenag Sanggau mengajak seluruh peserta untuk menyebarkan pesan perdamaian di media sosial dan mengimplementasikan nilai-nilai penghargaan terhadap perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong generasi muda Sanggau untuk lebih proaktif dalam memperkuat persatuan dan kesatuan, sekaligus mencegah konflik sosial yang berpotensi timbul akibat perbedaan agama.(agg)

 

Editor : Hanif
#sanggau #toleransi #Kerukunan umat #pemuda indonesia