PONTIANAK POST – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Sanggau terus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi anak melalui program Sekolah Ramah Anak (SRA).
Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos P3AKB Sanggau, Titin Sumarni, memimpin langsung sosialisasi SRA yang digelar di tiga sekolah, yakni SMP Negeri 1 Entikong, SMP Negeri 1 Toba, dan SMP Negeri 2 Jangkang.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 100 peserta di setiap sekolah hadir, terdiri dari tenaga pendidik, orang tua/wali murid, hingga perwakilan siswa. Melalui sosialisasi ini, para peserta diajak memahami prinsip-prinsip sekolah ramah anak, mulai dari pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah hingga upaya meningkatkan peran serta orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Program ini bukan hanya untuk sekolah, tapi menjadi tanggung jawab bersama, baik guru, orang tua, maupun siswa. Harapannya, seluruh pihak dapat bersinergi menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan,” ujar Titin Sumarni.
Dinsos P3AKB Sanggau menegaskan, pembentukan sekolah ramah anak merupakan bagian dari strategi daerah dalam mendukung Kabupaten Layak Anak (KLA). Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh sekolah dapat menerapkan standar ramah anak secara berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara pemateri dan peserta, yang diwarnai antusiasme serta komitmen bersama untuk memperkuat budaya sekolah ramah anak di Sanggau.(agg)
Editor : Hanif