PONTIANAK POST – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sanggau terpantau relatif stabil pasca perayaan Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026. Stabilitas harga ini dinilai mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi akhir tahun.
Berdasarkan hasil pantauan Pontianak Post di sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di Kota Sanggau, harga komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, daging ayam ras, serta cabai masih berada dalam batas wajar dan tidak mengalami lonjakan signifikan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Sanggau, Elisabeth Ratu Rante Allo menyampaikan bahwa stabilnya harga sembako didukung oleh ketersediaan pasokan yang cukup serta distribusi barang yang berjalan lancar. “Dari hasil monitoring kami di lapangan, hingga saat ini harga sembako masih stabil. Stok barang juga aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, baik pasca Natal maupun menjelang Tahun Baru,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah bersama Satgas Pangan secara rutin melakukan pemantauan harga dan stok di pasar untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga, terutama pada momentum hari besar keagamaan dan libur panjang. “Kami terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi penimbunan barang serta memastikan distribusi berjalan baik. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Sanggau mengungkapkan bahwa aktivitas pembelian memang mengalami peningkatan, namun tidak berdampak signifikan terhadap harga jual. “Pembeli memang ramai menjelang akhir tahun, tapi harga masih normal karena pasokan dari distributor lancar,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Stabilitas harga dan ketersediaan sembako diharapkan dapat terus terjaga hingga memasuki awal tahun 2026. (agg)
Editor : Hanif