Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jalan Terputus, Warga Beduai Panggul Jenazah Menembus Banjir

Hanif PP • Senin, 12 Januari 2026 | 11:29 WIB

 

GOTONG JENAZAH: Warga dan polisi memanggul peti jenazah menembus banjir setinggi dada orang dewasa di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Minggu (11/1), akibat akses jalan terputus
GOTONG JENAZAH: Warga dan polisi memanggul peti jenazah menembus banjir setinggi dada orang dewasa di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Minggu (11/1), akibat akses jalan terputus

PONTIANAK POST — Banjir yang merendam ruas jalan di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, memaksa sebuah prosesi pemakaman berlangsung dengan cara memilukan. Akses jalan terputus total, kendaraan tak bisa melintas, peti jenazah harus dipanggul warga menembus genangan air setinggi dada orang dewasa.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/1). Genangan banjir dengan arus cukup deras membuat ambulans dan kendaraan roda empat tidak dapat melintas menuju lokasi pemakaman. Dalam kondisi darurat tersebut, warga bersama aparat kepolisian bahu-membahu mengantarkan jenazah agar prosesi pemakaman tetap terlaksana.

Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, ikut turun langsung membantu memanggul peti jenazah bersama warga. Ia menyebut kondisi jalan benar-benar tidak memungkinkan dilalui kendaraan. “Kami bersama warga berinisiatif memanggul peti jenazah agar proses pemakaman tetap bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat beberapa titik banjir yang harus dilewati dengan arus cukup kuat. Meski demikian, pengantaran jenazah akhirnya berjalan lancar berkat kebersamaan dan kepedulian semua pihak.

Salah seorang warga Beduai mengaku terharu sekaligus sedih melihat prosesi pemakaman di tengah banjir. Menurutnya, banjir sudah berlangsung beberapa hari dan sangat menyulitkan aktivitas masyarakat. “Airnya dalam dan arusnya kuat. Kami hanya ingin jenazah bisa segera dimakamkan dengan layak,” tuturnya.

Banjir di Kecamatan Beduai dipicu tingginya curah hujan yang menyebabkan sungai meluap dan merendam jalan lintas serta permukiman warga. Selain mengganggu transportasi, kondisi ini juga memutus akses antarwilayah. Aparat mengimbau warga tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir. Pemantauan debit air terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. (Agg)

Editor : Hanif
#sanggau #Peti Jenazah #akses terputus #banjir #beduai