Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Sanggau Optimalkan Aset Tidur untuk Dorong Pendapatan Asli Daerah dan Gaet Investor yang Patuh Regulasi

Hanif PP • Senin, 23 Februari 2026 | 12:54 WIB

Yohanes Ontot
Yohanes Ontot

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau mulai memetakan dan mengoptimalkan sejumlah aset daerah yang selama ini belum termanfaatkan secara maksimal. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus meningkat.

Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, mengakui masih banyak aset milik pemerintah daerah yang berstatus "tidur" atau belum memberikan kontribusi signifikan terhadap kas daerah. Beberapa aset strategis yang menjadi sorotan di antaranya eks gedung PMI Sanggau, eks kantor Dinas Kesehatan, hingga bangunan lama RSUD MTh Djaman.

"Di eks bangunan RSUD MTh Djaman saja banyak ruangan yang perlu kita kerjasamakan pemanfaatannya dengan pihak ketiga," ujar Ontot, Minggu (22/2).

Meski beberapa aset seperti Pasar Pujasera telah disewakan, Ontot menilai kontribusi yang dihasilkan saat ini masih belum optimal. Sebagai daerah perlintasan, Sanggau diklaim memiliki potensi besar yang dapat dilirik oleh para pemodal.

Baca Juga: Polsek Beduai Amankan Misa Rabu Abu di Gereja Salib Suci, Wujud Toleransi dan Pelayanan Kepada Jemaat

Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan sembarangan dalam memilih mitra investasi. Kriteria "cocok" bagi Pemkab Sanggau bukan hanya soal nilai investasi, melainkan kepatuhan terhadap regulasi dan dampak positif bagi masyarakat.

"Tidak bisa kita asal terima jika mereka tidak mau mengikuti aturan. Misalnya investasi di bidang tambang atau perkebunan, harus mengikuti regulasi karena pasti berkaitan dengan lingkungan," tegasnya.

Pemkab Sanggau berharap langkah ini dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah. Selain menjadi sumber pendapatan baru, optimalisasi aset diharapkan membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta demi memacu pertumbuhan ekonomi lokal.

"Aset tidur yang kita miliki akan diberdayakan semaksimal mungkin sebagai sumber PAD. Kita tidak ingin investasi yang masuk justru merugikan warga atau menimbulkan persoalan sosial," pungkas Ontot. (agg)

Editor : Hanif
#Yohanes Ontot #investasi daerah #aset daerah #pertumbuhan ekonomi #Pendapatan Daerah