Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kronologi Siswi 16 Tahun di Mukok-Sanggau Meninggal Tersengat Listrik Saat Cuci Pakaian

Miftahul Khair • Rabu, 25 Februari 2026 | 15:05 WIB

Ilustrasi tersengat listrik.
Ilustrasi tersengat listrik.

PONTIANAK POST - Seorang remaja perempuan berinisial GS (16) meninggal dunia akibat tersengat arus listrik di Dusun Bidangan, Desa Serambai Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Selasa (24/2) sekitar pukul 18.00 WIB.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban mencuci pakaian sekolahnya di rumah. Setelah selesai mencuci, korban berencana mengeringkan pakaian menggunakan mesin cuci dengan mengambil kabel terminal listrik yang berada di dekat lemari pendingin.

Saat mencabut steker kulkas dari terminal listrik, korban diduga tersengat arus listrik hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri di lantai rumah.

Ibu korban, YI, mengatakan sebelum kejadian anaknya tengah mencuci pakaian seperti biasa, sementara dirinya berada di bagian depan rumah sambil mengasuh bayi bersama seorang kerabat berinisial E.

“Ketika E menuju ke bagian tengah rumah sambil menggendong bayi, ia melihat korban sudah tergeletak di lantai,” ujar YI.

Mengetahui kejadian tersebut, E segera memberitahukan kepada YI. Saat mencoba memberikan pertolongan, YI mengaku sempat merasakan sengatan listrik dari tubuh korban sebelum akhirnya mencabut steker yang masih terhubung dengan terminal listrik di dapur.

YI juga melihat tangan korban masih memegang terminal listrik dalam kondisi basah dengan sisa busa sabun menempel. Warga sekitar kemudian dimintai bantuan sebelum korban dibawa untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan terminal listrik yang digunakan korban dalam kondisi rusak dengan bagian samping berlubang. Selain itu, kabel yang digunakan diduga tidak memenuhi standar keamanan.

Pemeriksaan pada tubuh korban juga menunjukkan tanda-tanda sengatan listrik berupa pengelupasan kulit pada telapak tangan kanan, perubahan warna kebiruan pada leher, serta luka di bagian wajah.

Kapolsek Mukok AKP Ambril mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan listrik di rumah tangga.

“Orang tua diharapkan mengawasi anak saat menggunakan peralatan listrik, menggunakan kabel berstandar SNI, serta memastikan kondisi peralatan listrik tetap kering dan aman,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan instalasi listrik yang rusak atau berpotensi membahayakan. (agg)

Editor : Miftahul Khair
#sanggau #tersengat listrik #Remaja #meninggal dunia #cuci pakaian