PONTIANAK POST – Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, meminta masyarakat untuk tidak lagi membuang seluruh jenis sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tanpa melakukan pemilahan terlebih dahulu. Hal tersebut ditegaskannya saat meninjau lokasi TPA Sungai Kosak, Kelurahan Sei Sengkuang, Senin (9/3).
Menurut Yohanes, sebagian sampah memiliki nilai ekonomis yang bisa diolah menjadi bahan kerajinan atau dijual ke bank sampah. Pemilahan sejak dini dianggap sebagai langkah strategis untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke pembuangan akhir.
"Sampah dipilah dulu sebelum sampai ke TPA, jadi tidak semuanya dibuang ke sana. Kita ingin menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan mulai dari lingkup rumah tangga," ujar Yohanes.
Sebagai langkah pendukung, Pemerintah Kabupaten Sanggau menargetkan pengadaan bank sampah di setiap kecamatan. Saat ini, fasilitas tersebut baru tersedia di wilayah tertentu seperti Tayan. Kehadiran bank sampah di tiap kecamatan diharapkan mampu mempercepat edukasi dan pengelolaan sampah di tingkat tapak.
Selain menyasar masyarakat umum, gerakan pemilahan sampah ini juga akan diwajibkan di lingkungan dinas dan instansi pemerintahan. Yohanes telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk menyiapkan surat edaran terkait kebijakan tersebut.
"Sampah yang sudah dipilah di instansi masing-masing nantinya akan dijemput oleh petugas kebersihan menggunakan kendaraan khusus. Saya minta Kepala Dinas LH segera buatkan suratnya untuk saya tandatangani," tegasnya.
Langkah ini diharapkan menjadi percontohan bagi masyarakat luas agar pengelolaan sampah di Kabupaten Sanggau menjadi lebih terintegrasi dan ramah lingkungan. (agg)
Editor : Hanif