PONTIANAK POST — Pencarian korban kapal MV JH 07 yang terbalik di Sungai Kapuas, Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (13/3) mulai membuahkan hasil. Pada hari kedua operasi, Sabtu (14/3), tim SAR gabungan menemukan dua dari tiga anak buah kapal yang dilaporkan tenggelam dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan korban pertama ditemukan sekitar pukul 11.43 WIB. Korban ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 0°14'8.30"S - 109°56'17.79"E dengan jarak sekitar 1,92 nautical mile dari titik kejadian. Saat ini korban masih dalam proses identifikasi,” ujar Junetra, Sabtu (14/3).
Beberapa jam kemudian, tim kembali menemukan satu korban lainnya. Korban diketahui bernama Shang Mingde.
Ia ditemukan pada pukul 13.08 WIB di koordinat 0°14.067'S - 109°56.384'E atau sekitar 0,95 nautical mile dari lokasi kapal terbalik.
Dengan ditemukannya dua korban tersebut, operasi pencarian masih dilanjutkan untuk menemukan satu korban lainnya yang hingga kini masih dilaporkan hilang.
Junetra mengatakan proses pencarian di lapangan tidak berjalan mudah. Tim SAR gabungan menghadapi tantangan berupa arus Sungai Kapuas yang cukup deras sehingga proses penyisiran harus dilakukan secara hati-hati.
“Tim mengalami sedikit kendala di lapangan karena gelombang dan arus sungai yang sangat kencang. Kondisi ini membuat pencarian harus dilakukan dengan lebih berhati-hati agar keselamatan personel tetap terjaga,” jelas Junetra.
Hingga Sabtu sore lanjutnya, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kapuas di sekitar lokasi kejadian.
"Pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Tim berharap korban terakhir yang masih hilang dapat segera ditemukan," pungkasnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair