Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Sanggau Bantu Korban Kebakaran Pasar Sosok, Bupati Instruksikan Pemulihan Cepat dan Terukur

Hanif PP • Rabu, 25 Maret 2026 | 15:37 WIB

 

BANTUAN: Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, didampingi Wakil Bupati Susana Herpena menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.
BANTUAN: Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, didampingi Wakil Bupati Susana Herpena menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau bergerak cepat dalam menangani dampak kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Sosok. Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, didampingi Wakil Bupati Susana Herpena, jajaran Kepala OPD, BPBD, serta PMI Kabupaten Sanggau, hadir langsung di lokasi bencana untuk memastikan penanganan musibah ini berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan logistik darurat diserahkan sebagai langkah awal meringankan beban warga terdampak. “Kami hadir untuk memastikan warga tidak sendirian. Saya sudah instruksikan OPD terkait untuk segera memetakan langkah pemulihan agar aktivitas ekonomi tidak mati terlalu lama,” tegas Yohanes Ontot.

Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau juga menyalurkan bantuan sosial susulan kepada para korban pada Selasa (24/3/2026). Sekretaris Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Sanggau, Valentinus Sudarto, menyebutkan bahwa penyaluran bantuan kali ini masih bersifat simbolis karena pemerintah masih menunggu data valid dari pihak desa.

“Data yang akurat adalah dasar utama kami untuk menentukan jumlah bantuan secara tepat. Kami ingin bantuan ini benar-benar tepat guna dan menjangkau seluruh kelompok terdampak, termasuk kebutuhan khusus anak-anak,” ujar Valentinus.

Jenis bantuan yang telah disiapkan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan keluarga, seperti paket sembako, family kit, kids ware, selimut, kasur, hingga terpal. Penyaluran ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar warga pascakebakaran secara menyeluruh.

Untuk menjaga ketertiban, Pemkab Sanggau menetapkan kebijakan distribusi bantuan melalui satu pintu. Seluruh bantuan akan dikelola melalui posko resmi yang dikoordinasikan oleh pemerintah desa setempat. Hingga saat ini, pemerintah daerah terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan tahap pemulihan fisik maupun ekonomi bagi para pemilik ruko dapat segera dilaksanakan.

 

Sepuluh Ruko Hangus Terbakar

Sebelumnya, kebakaran besar menghanguskan sepuluh unit rumah toko (ruko) di kawasan Pasar Sosok, Dusun Sosok II, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Minggu (22/3) sore. Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian material akibat insiden yang terjadi pukul 15.45 WIB tersebut diperkirakan mencapai angka yang cukup besar.

Api pertama kali terlihat muncul dari lantai dua salah satu ruko milik warga bernama Aliong. Material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan ruko lain yang letaknya saling berdempetan.

Upaya pemadaman awal dilakukan oleh tim Badan Pemadam Api Sosok. Namun, skala kebakaran yang meluas memaksa pengerahan bantuan tambahan dari berbagai wilayah.

Sejumlah unit pemadam kebakaran yang turut terjun ke lokasi di antaranya berasal dari Damkar Kabupaten Sanggau, Damkar Ngabang (Kabupaten Landak), Damkar Bodok (Kecamatan Parindu), serta Damkar Balai (Kecamatan Balai Batang Tarang). Sinergi lintas kabupaten ini menjadi faktor kunci dalam melokalisasi api.

Setelah berjibaku selama hampir dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.30 WIB. Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan (cooling down) guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa di bawah puing-puing bangunan.

Berdasarkan pendataan sementara, dampak kerusakan ruko bervariasi. Dari sepuluh unit yang terdampak, enam unit dinyatakan rusak total, tiga unit mengalami kerusakan berat sekitar 80 persen, dan satu unit mengalami kerusakan ringan sekitar 20 persen.

Kapolsek Tayan Hulu, Iptu H. Pintor Hutajulu, menyatakan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

"Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari lantai dua ruko milik Aliong. Namun, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pendalaman untuk memastikan penyebab pastinya," ujar Iptu Pintor. (r/*)

Editor : Hanif
#Yohanes Ontot #kebakaran #bantuan #pasar #Pemkab Sanggau #Sosok