PONTIANAK POST – Akses transportasi di jalur Meliau–Bodok terganggu setelah jembatan di Dusun Melobok, Desa Melobok, Kecamatan Meliau, putus akibat hujan deras, Senin (6/4).
Jembatan yang berada di ruas jalan utama tersebut dilaporkan tidak dapat dilalui sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini dipicu hujan berintensitas tinggi sejak Minggu (5/4) malam yang memperparah kondisi jembatan yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan.
Akibatnya, jalur vital penghubung Meliau–Bodok sempat lumpuh, terutama bagi kendaraan roda empat. Aktivitas masyarakat yang bergantung pada akses tersebut pun ikut terdampak.
Warga bersama pihak terkait kemudian mengambil langkah darurat dengan membangun jembatan sementara dari kayu dan papan. Titian ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua secara terbatas.
Baca Juga: Hari Jadi ke-410 Sanggau, Bupati Yohanes Ontot Ajak Warga Teladani Jasa Leluhur
Personel Polsek Meliau turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Petugas juga memasang garis polisi di sekitar area jembatan guna mencegah kecelakaan.
Kapolsek Meliau, Iptu Supar, mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jembatan darurat. Ia menegaskan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama.
Selain pengamanan, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak perusahaan untuk percepatan perbaikan. Perbaikan jembatan dijadwalkan mulai Selasa (7/4) dengan mendatangkan alat berat.
Perbaikan ini diharapkan dapat segera memulihkan akses, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tanpa muatan berat bisa kembali melintas.
Baca Juga: Sehari Dua Kecelakaan di Penyeladi Sanggau, Bus DAMRI Diduga Rem Blong Tewaskan Satu Penumpang
Jembatan Melobok selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Karena itu, percepatan penanganan menjadi prioritas agar mobilitas warga kembali normal. (agg)
Editor : Miftahul Khair