PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Sanggau kembali meraih penghargaan di bidang pendidikan. Bupati Sanggau Yohanes Ontot menerima penghargaan PKBM Award 2026 dalam kategori Kepala Daerah Peduli Pendidikan Nonformal, yang diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib, mewakili Bupati, pada Selasa malam (21/4), di Pendopo Kantor Gubernur Kalimantan Barat.
Usai menerima penghargaan, Sekda Aswin Khatib menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan nonformal di Kabupaten Sanggau.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penghargaan yang diberikan PKBM kepada Pemkab Sanggau. Ini tentu menjadi penyemangat untuk terus mencetak generasi Sanggau yang hebat dan berkualitas melalui jalur pendidikan nonformal seperti PKBM,” ujar Aswin.
Baca Juga: Ratusan Siswa TK dan PAUD Sanggau Antusias Ikuti Karnaval Pakaian Adat Hari Kartini
Ia menjelaskan, berdasarkan data referensi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta portal Satu Data Sanggau, saat ini terdapat 27 PKBM yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sanggau.
Lembaga-lembaga tersebut melayani pendidikan nonformal melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C, sebagai alternatif bagi masyarakat yang putus sekolah atau belum menamatkan pendidikan dasar dan menengah.
Beberapa PKBM yang aktif di Kabupaten Sanggau antara lain PKBM Wadah Ilmu, PKBM Anak Negeri, PKBM Desa Nusantara, PKBM Sinar Kapuas, serta PKBM Teraju Mandiri.
Baca Juga: Bekas Sumur Minyak Ditemukan di Mukok Sanggau, Camat Sebut Lahan Milik Pertamina
Aswin menambahkan, sebagian besar PKBM di Kabupaten Sanggau berstatus swasta namun memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama melalui layanan pendidikan kesetaraan bagi masyarakat.
“Detail spesifik per kecamatan atau data tenaga pengajar biasanya diperbarui secara berkala oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau melalui sistem Dapodik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut penghargaan PKBM Award 2026 diberikan karena komitmen Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam mendukung kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan nonformal.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penganggaran beasiswa bagi peserta didik berusia 24 tahun ke atas yang belum terakomodasi melalui dana BOSP, serta pemberian hibah kepada Forum PKBM untuk pelatihan dan pembinaan lembaga PKBM di Kabupaten Sanggau.
“Pemkab Sanggau telah menganggarkan beasiswa bagi peserta didik berusia 24 tahun ke atas yang tidak ditanggung dana BOSP. Selain itu, melalui Dinas Pendidikan, Pemkab juga memberikan hibah kepada Forum PKBM untuk pelatihan dan pembinaan PKBM di Kabupaten Sanggau,” pungkasnya. (agg)
Editor : Miftahul Khair