Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tanam Jagung Tahap II, Desa Kenaman-Sanggau Dukung Swasembada Pangan 2026

Agung Rajali Saputra • Sabtu, 2 Mei 2026 | 13:22 WIB
Tim Penanganan Khusus Ketahanan Pangan (TPKK) menggelar penanaman jagung tahap kedua di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau pada Jumat (1/5) pagi. (ISTIMEWA)
Tim Penanganan Khusus Ketahanan Pangan (TPKK) menggelar penanaman jagung tahap kedua di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau pada Jumat (1/5) pagi. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong hingga ke tingkat desa. Di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, penanaman jagung tahap kedua kembali digelar di lahan Tim Penanganan Khusus Ketahanan Pangan (TPKK), Jumat (1/5) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB di Dusun Lomur II ini menjadi bagian dari program 100 hari Asta Cita Presiden RI, dengan fokus pada optimalisasi lahan produktif melalui pengembangan komoditas strategis.

Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih dua hektare dengan menggunakan benih jagung hibrida jenis Pertiwi 5 sebanyak 30 kilogram. Komoditas ini dipilih karena dinilai memiliki produktivitas tinggi dan berpotensi meningkatkan hasil panen masyarakat.

Baca Juga: Pacu Produksi Pangan Nasional, Kementan Tanam Padi Serentak di 25 Provinsi Sekaligus

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Sekayam AKP Dr Sutikno, Kepala Desa Kenaman Aloysius, Bhabinkamtibmas BRIPKA Yanmaro Pirmando, unsur BPD, perangkat desa, pendamping lokal desa, serta anggota BPP Kecamatan Sekayam bersama masyarakat.

Kapolsek Sekayam AKP Dr Sutikno mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

“Tidak hanya menjaga keamanan, kami juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada. Ini langkah konkret menuju swasembada pangan 2026,” ujarnya.

Menurutnya, keberlanjutan program serupa perlu terus dijaga agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga: Jalur Sunyi Penyelundupan Pangan di Kalbar Terbongkar, Ancam Petani dan Stabilitas Harga

Sementara itu, Kepala Desa Kenaman, Aloysius, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia berharap hasil panen jagung nantinya dapat meningkatkan pendapatan warga sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di tingkat desa.

Kegiatan yang melibatkan sekitar 15 peserta ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dalam kondisi aman dan lancar. Selanjutnya, program akan memasuki tahap perawatan tanaman hingga masa panen.

Melalui langkah ini, Desa Kenaman diharapkan mampu menjadi salah satu contoh desa yang aktif mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (agg)

Editor : Miftahul Khair
#swasembada pangan 2026 #sanggau #Penanaman Jagung