Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Polsek Bonti Pantau Demplot Jagung Hibrida, Dampingi Petani Kendalikan Hama Tikus

Hanif • Rabu, 13 Mei 2026 | 11:20 WIB
Personel Polsek Bonti melakukan pengecekan tanaman jagung hibrida di lahan Demplot I Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Senin (11/5).
Personel Polsek Bonti melakukan pengecekan tanaman jagung hibrida di lahan Demplot I Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Senin (11/5).

PONTIANAK POST — Personel Polsek Bonti melakukan pengecekan tanaman jagung hibrida di lahan Demplot I Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Senin (11/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawalan Program Ketahanan Pangan Nasional serta implementasi Asta Cita Presiden di bidang swasembada pangan.

Pengecekan dilakukan pada lahan seluas satu hektare milik Ab Suhadi, anggota Kelompok Tani Semangat Baru. Tanaman jagung jenis Beltras 1 tersebut saat ini telah memasuki usia 96 hari setelah tanam (HST) atau pasca-pemupukan ketiga.

Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, menjelaskan bahwa pemantauan rutin ini bertujuan melihat perkembangan tanaman sekaligus mengantisipasi kerusakan akibat serangan hama. Dalam pengecekan tersebut, petugas menemukan sebagian tongkol jagung muda mulai terserang hama tikus.

"Kami menemukan ada kerusakan di beberapa bagian akibat serangan tikus. Langkah penanganan dan pengendalian hama secara berkelanjutan harus segera dilakukan agar tidak memengaruhi kualitas serta hasil panen nantinya," ujar Iptu Erpan.

Baca Juga: Polsek Terentang Raih Juara Pertama Lomba Satkamling 2026 Polres Kubu Raya Berkat Sinergi Warga dan Polisi

Meskipun terdapat serangan hama di beberapa titik, sebagian besar tanaman jagung dilaporkan masih dalam kondisi baik. Petugas kepolisian bersama petani mitra terus melakukan pengawasan intensif guna memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal hingga masa panen tiba.

Iptu Erpan menambahkan, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan program pemanfaatan lahan produktif ini. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian di tingkat kecamatan akan berdampak langsung pada stabilitas pangan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Polri hadir untuk mendampingi petani. Kami berharap program ini tidak hanya sekadar mendukung swasembada pangan nasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan petani di Bonti," lanjutnya.

Kegiatan monitoring yang berakhir dalam situasi kondusif ini akan terus berlanjut. Polsek Bonti berkomitmen memastikan seluruh tahapan dalam Program 2 Ketahanan Pangan tersebut berjalan maksimal guna mencapai hasil panen yang memuaskan. (hms)

Editor : Hanif
#petani #Hama Tikus #bonti #polsek #Demplot Jagung