PONTIANAK POST – Momentum Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, untuk mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Ia mengingatkan bahwa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi di media sosial dapat mengancam keharmonisan yang selama ini terbangun di tengah keberagaman masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Susana saat memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6).
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap dan berinteraksi di ruang publik maupun ruang digital.
Susana menilai perkembangan teknologi informasi telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Kemudahan mengakses informasi dan berkomunikasi menjadi bagian dari perubahan yang tidak dapat dihindari.
Namun di balik kemajuan tersebut, masyarakat juga dihadapkan pada tantangan berupa maraknya informasi yang belum tentu benar. Karena itu, ia meminta warga lebih cermat dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
"Di era digital saat ini, masyarakat harus semakin cerdas dan bijak dalam menyikapi setiap informasi yang diterima. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar, apalagi yang berpotensi menimbulkan perpecahan," ujarnya.
Menurut Susana, Kabupaten Sanggau memiliki kekayaan sosial yang berasal dari keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Keragaman tersebut menjadi modal penting dalam membangun daerah sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
Karena itu, masyarakat diminta menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam berinteraksi. Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga toleransi dinilai menjadi kunci untuk mempertahankan keharmonisan sosial.
"Persatuan dan kerukunan yang selama ini terbangun dengan baik harus terus kita pelihara. Jangan sampai perbedaan dijadikan alasan untuk memecah belah kebersamaan yang telah menjadi kekuatan bangsa," tegasnya.
Wakil Bupati menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Momentum tersebut perlu menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di setiap aspek kehidupan.
Ia berharap masyarakat dapat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk derasnya arus informasi di era digital.
"Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan menjaga Kabupaten Sanggau tetap aman, damai, serta harmonis," pungkasnya. (Agg)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro