Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Apkasindo: Ketegasan Pemkab Sanggau Tertibkan Tata Kelola Sawit Jadi Angin Segar bagi Petani

Agung Rajali Saputra • Rabu, 3 Juni 2026 | 15:10 WIB
Ketua DPD Apkasindo Sanggau Mahathir Muhammad ditemui pada Rabu (3/6) (AGUNG RAJALI SAPUTRA/PONTIANAK POST)
Ketua DPD Apkasindo Sanggau Mahathir Muhammad ditemui pada Rabu (3/6) (AGUNG RAJALI SAPUTRA/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST – Ketua DPD Apkasindo Kabupaten Sanggau, Mahathir Muhammad, mengapresiasi langkah tegas Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam membenahi tata kelola perkebunan kelapa sawit dan melindungi kepentingan petani di daerah tersebut.

Menurut Mahathir, komitmen yang ditunjukkan Wakil Bupati Sanggau, khususnya terkait pengawasan harga Tandan Buah Segar (TBS), transparansi program Corporate Social Responsibility (CSR), hingga penindakan terhadap praktik-praktik yang merugikan petani, merupakan langkah yang selama ini dinantikan masyarakat.

"Kami dari Apkasindo sangat mengapresiasi tindakan dan keberanian Pemkab Sanggau yang mulai serius memperhatikan persoalan sawit. Ini menjadi angin segar bagi petani yang selama ini mengeluhkan berbagai persoalan di lapangan," ujar Mahathir kepada wartawan, Selasa (3/6).

Baca Juga: Harga TBS Sawit Petani Swadaya di Dharmasraya Naik Jadi Rp2.890 per Kilogram Setelah Sempat Merosot hingga Rp2.430

Ia menilai, peringatan yang disampaikan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, kepada perusahaan maupun pihak-pihak yang diduga memainkan tata niaga sawit menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada petani.

"Ketika pemerintah hadir dan berani mengambil sikap tegas, tentu akan memberikan efek positif. Petani membutuhkan kepastian harga, kepastian pasar, dan perlindungan dari praktik-praktik yang tidak sehat," katanya.

Mahathir juga mendukung rencana Pemkab Sanggau untuk memberikan sanksi tegas hingga melakukan blacklist terhadap perusahaan yang terbukti melanggar aturan dan merugikan masyarakat.

"Kalau memang ada perusahaan yang tidak patuh terhadap regulasi, tidak transparan, atau mengabaikan hak-hak petani, tentu harus diberikan sanksi tegas. Jangan sampai petani terus menjadi korban," tegasnya.

Baca Juga: Wabup Sanggau Tegaskan PKS Wajib Beli TBS Petani Sesuai Harga yang Ditetapkan Pemprov Kalbar

Selain itu, Apkasindo berharap langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah tidak hanya berhenti pada peringatan, tetapi juga diikuti dengan pengawasan yang konsisten dan keterbukaan informasi kepada publik.

"Kami siap mendukung dan mengawal kebijakan pemerintah daerah. Tujuan kita sama, yakni menciptakan industri sawit yang sehat, berkeadilan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sanggau," pungkas Mahathir. (agg)

Editor : Miftahul Khair
#harga tbs sawit #Apkasindo #Pemkab Sanggau