Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dandim Sanggau Dorong Optimalisasi Lahan, Solusi Efektif Tekan Karhutla

Agung Rajali Saputra • Jumat, 5 Juni 2026 | 16:41 WIB
Kodim Sanggau menggelar coffee morning bersama sejumlah wartawan di kabupaten tersebut pada Jumat (5/6). (KODIM SANGGAU)
Kodim Sanggau menggelar coffee morning bersama sejumlah wartawan di kabupaten tersebut pada Jumat (5/6). (KODIM SANGGAU)

PONTIANAK POST – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memerlukan langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi juga pada pencegahan sejak dini.

Komandan Kodim 1204/Sanggau, Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, saat menggelar coffee morning bersama sejumlah wartawan di Kabupaten Sanggau dan Sekadau, Jumat (5/6) menilai optimalisasi lahan yang telah ada menjadi salah satu solusi efektif untuk menekan potensi karhutla di wilayah Kabupaten Sanggau dan Sekadau.

Menurut Dandim, pemanfaatan lahan yang sudah tersedia jauh lebih efisien dibandingkan membuka kawasan baru yang berisiko menimbulkan kerusakan lingkungan dan meningkatkan potensi kebakaran.

Baca Juga: BPN Sanggau: Reforma Agraria Tak Bisa Jalan Sendiri, Perlu Dukungan Semua Pihak

“Optimalisasi lahan yang sudah ada merupakan langkah yang lebih efektif. Selain biaya yang dibutuhkan lebih rendah, prosesnya juga lebih cepat dibandingkan membuka lahan baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembukaan lahan baru memerlukan investasi besar sejak awal, mulai dari pembersihan lahan (land clearing), pembangunan akses jalan dan irigasi, hingga perbaikan kualitas tanah agar dapat dimanfaatkan secara produktif.

“Kalau membuka lahan baru tentu membutuhkan biaya yang besar. Sementara lahan yang sudah ada bisa langsung ditingkatkan produktivitasnya dengan pengelolaan yang baik,” katanya.

Dandim menegaskan, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya karhutla harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Wabup Sanggau Usul Blacklist Perusahaan Sawit yang Rugikan Petani

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Edukasi tentang ancaman dan dampak karhutla harus terus disampaikan karena yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat sendiri,” tegasnya.

Memasuki musim kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Dandim juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan lahan. Ia meminta warga tidak melakukan pembakaran secara sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran meluas.

“Ada aturan yang harus dipatuhi ketika membuka lahan. Masyarakat wajib mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan agar tidak terjadi kebakaran yang tidak terkendali,” pungkasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, perusahaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga ancaman karhutla di Kabupaten Sanggau dapat diminimalkan serta lingkungan tetap terjaga. (agg)

Editor : Miftahul Khair
#dandim sanggau #karhutla #Optimalisasi Lahan