PONTIANAK POST – Jajaran Polri di Kabupaten Sanggau terus mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui kegiatan panen jagung hibrida di lahan demplot Polsek Batang Tarang, Dusun Senyabang, Desa Senyabang, Kecamatan Balai, Sabtu (20/6).
Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolsek Batang Tarang, IPDA Roni Yakin, serta melibatkan personel Polsek Batang Tarang. Panen juga didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Senyabang, Anju, S.P., yang melakukan pengukuran hasil panen menggunakan metode ubinan.
Panen jagung hibrida ini merupakan bagian dari program pemanfaatan lahan produktif yang dikembangkan Polsek Batang Tarang sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Sanggau.
Baca Juga: Polisi Tertibkan PETI di Ketapang, Dua Ponton Ditenggelamkan
Dari hasil pengukuran, PPL melakukan dua sampel ubinan. Sampel pertama menghasilkan 3,2 kilogram, sedangkan sampel kedua 2,2 kilogram. Rata-rata hasil dari kedua sampel tersebut mencapai 2,7 kilogram per petak.
Berdasarkan konversi metode ubinan, produktivitas lahan diperkirakan mencapai sekitar 4,32 ton per hektare dalam kondisi jagung belum dipipil atau masih berbentuk tongkol.
PPL Desa Senyabang, Anju, S.P., menyebut hasil tersebut menunjukkan pertumbuhan tanaman yang baik dan berpotensi mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah setempat.
Kapolsek Batang Tarang, IPDA Miskun, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya optimalisasi lahan produktif.
Baca Juga: Bareskrim Polri Dalami Jaringan Fredy Pratama, Istri Pengendali Keuangan Frans Antoni Akan Diperiksa
“Melalui lahan demplot ini kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan komoditas bernilai ekonomi. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polsek Batang Tarang akan terus berkolaborasi dengan pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mendukung program pertanian yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Usai panen, seluruh hasil jagung hibrida dibawa ke Polsek Batang Tarang untuk proses pengeringan dan pemipilan sebelum dilakukan penimbangan akhir guna mengetahui total produksi secara keseluruhan.*
Editor : Hanif