PONTIANAK POST – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Sekayam, Polres Sanggau. Pada Minggu (21/6/2026) sore, personel Bhabinkamtibmas melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di Desa Malenggang dan Desa Sotok, Kecamatan Sekayam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla serta dampaknya bagi lingkungan dan kesehatan.
Di Desa Malenggang, sosialisasi dipimpin Bhabinkamtibmas Briptu Rinaldy Andarsih, sedangkan di Desa Sotok oleh Bripda Syaiful Anwar. Dalam kegiatan itu, petugas memberikan edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.
Baca Juga: Karhutla Melonjak 8 Kali Lipat, BRIN Kaji Pembakaran Terkendali untuk Cegah Kebakaran Besar
Masyarakat juga dijelaskan bahwa praktik pembakaran lahan berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, menimbulkan kabut asap, merusak ekosistem, dan menurunkan kualitas udara yang berdampak pada kesehatan.
Selain penyuluhan langsung, petugas juga memasang spanduk bertuliskan “Stop Karhutla” di sejumlah titik strategis sebagai upaya penguatan pesan pencegahan.
Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., mengatakan bahwa sosialisasi merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya karhutla, terutama pada periode yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
“Pencegahan karhutla tidak bisa hanya dilakukan aparat. Diperlukan kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Karhutla di Perbatasan, Batalyon TP 927/UK dan BPBD Kapuas Hulu Gelar Latihan Gabungan
Ia menegaskan, dampak karhutla tidak hanya dirasakan pelaku, tetapi juga masyarakat luas, mulai dari pencemaran udara, gangguan kesehatan, hingga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi.
“Kami mengajak masyarakat menggunakan cara yang aman dan ramah lingkungan dalam mengelola lahan. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kebakaran besar yang merugikan banyak pihak,” tambahnya.
Polsek Sekayam berkomitmen terus melakukan sosialisasi dan pemantauan di wilayah rawan karhutla. Melalui sinergi aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan dapat semakin efektif sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif.*
Editor : Hanif