PONTIANAK POST – Sebuah rumah milik warga di Dusun Semayang, Desa Semayang, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, hangus terbakar pada Senin (3/8) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, kepulan asap pertama kali terlihat berasal dari bagian belakang atau dapur rumah milik Yakobus Meli (45).
Melihat kejadian itu, Kepala Wilayah Dusun Semayang, Ewaldus, segera membunyikan tanda darurat dengan memukul tiang listrik untuk mengumpulkan warga. Ia kemudian berusaha memanggil pemilik rumah, namun rumah dalam keadaan kosong karena pemilik bersama istrinya sedang berada di ladang.
Baca Juga: Kodim 1201 Mempawah Gelar Salat Istisqa dan Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
"Warga kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Badan Pemadam Api Kecamatan Kembayan," ujar salah seorang petugas di lokasi.
Sekitar pukul 13.10 WIB, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman serta mengisolasi kobaran api agar tidak merembet ke bangunan di sebelahnya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Akibat kebakaran tersebut, rumah milik Yakobus Meli terbakar hingga 100 persen. Sementara dua rumah di sampingnya milik Ignasius Andeng (44) dan Anastasia Siana (65) turut mengalami kerusakan pada bagian lisplang atap. Rumah milik Anastasia juga mengalami kerusakan pada salah satu dinding semen akibat panas api.
Petugas dari Polsek Kembayan yang dipimpin Kepala SPK Regu III Aipda Sutikno bersama personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan korban dan saksi, serta membantu proses pemadaman.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, sumber api diduga berasal dari dapur rumah korban. Sebelum kejadian, seorang warga bernama Maria Tinoh diketahui sempat memasak umpan ternak menggunakan tungku kayu sebelum pergi ke sungai untuk mandi.
Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada bara api dari tungku yang belum padam sepenuhnya, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Kembayan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun peralatan yang menggunakan api, terutama ketika hendak meninggalkan rumah, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. (agg)
Editor : Miftahul Khair