Sebut Emak-emak Paling Terdampak Harga Naik, Wabup Sanggau Salurkan 1.000 Paket Sembako Murah

Agung Rajali Saputra • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:43 WIB
Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyerahkan paket sembako murah kepada warga saat Operasi Pasar Murah di Pasar Seroja, Kecamatan Kapuas, Kamis (6/8). Sebanyak 1000 paket sembako disiapkan Pemprov Kalbar. (AGUNG RAJALI SAPUTRA/PONTIANAK POST)
Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyerahkan paket sembako murah kepada warga saat Operasi Pasar Murah di Pasar Seroja, Kecamatan Kapuas, Kamis (6/8). Sebanyak 1000 paket sembako disiapkan Pemprov Kalbar. (AGUNG RAJALI SAPUTRA/PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menegaskan bahwa kenaikan harga bahan kebutuhan pokok paling dirasakan oleh para ibu rumah tangga. Karena itu, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga melalui berbagai langkah, salah satunya dengan menggelar operasi pasar murah.

Hal tersebut disampaikan Susana saat menghadiri Operasi Pasar Murah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Pasar Seroja, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (6/8).

"Kalau harga sembako naik, yang paling berdampak dan paling ribut itu emak-emak," ujar Susana di hadapan masyarakat yang memadati lokasi operasi pasar sejak pagi.

Baca Juga: Pasar Murah Kapuas Hulu Laris Manis, Pemkab dan Bulog Siap Perluas Penjualan Sembako hingga Kecamatan

Menurutnya, kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

"Karena itu pemerintah terus mengambil langkah-langkah nyata untuk menjaga stabilitas harga. Salah satu wujudnya adalah operasi pasar murah yang kita laksanakan hari ini," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral menyiapkan sebanyak 1.000 paket sembako yang terdiri atas beras, gula pasir, dan minyak goreng.

Setiap paket dijual dengan harga Rp90 ribu, jauh lebih murah dibandingkan harga normal yang mencapai sekitar Rp125 ribu per paket.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Kayong Utara Sediakan 1.000 Paket Sembako Murah untuk Bantu Warga

Susana berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah memilih Kabupaten Sanggau sebagai salah satu lokasi pelaksanaan operasi pasar murah.

"Operasi pasar murah ini tidak hanya bertujuan mengendalikan inflasi daerah, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya.

Menurut Susana, perjuangan pada masa kini tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan, tetapi juga dengan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

"Salah satu bentuk perjuangan kita saat ini adalah memastikan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dapat terpenuhi dengan harga murah. Dengan demikian, semangat kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat melalui manfaat yang langsung mereka terima," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Analis Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Barat Ahmad Ridha Priyari, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau L. Toto Sumartono, Kepala Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau Shopiar Juliansyah, Kepala Bulog Sanggau Kartika, serta sejumlah pejabat lainnya. (agg)

Editor : Miftahul Khair
operasi pasar murah sembako Sanggau 2026 inflasi