Krisis Air Bersih Meluas, Polsek dan Damkar Sekayam Turun Tangan Pasok Bantuan ke Rumah Ibadah

Agung Rajali Saputra • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 13:32 WIB
Kapolsek Sekayam AKP Sutiknobersama personel Polsek Sekayam dan petugas Damkar Kecamatan Sekayam saat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Jumat (7/8). (ISTIMEWA)
Kapolsek Sekayam AKP Sutiknobersama personel Polsek Sekayam dan petugas Damkar Kecamatan Sekayam saat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Jumat (7/8). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Merespons kondisi tersebut, Polsek Sekayam bersama Damkar Kecamatan Sekayam menyalurkan bantuan air bersih kepada warga dan sejumlah rumah ibadah di Desa Balai Karangan, Jumat (7/8).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sekayam AKP Sutikno, bersama personel Polsek Sekayam dan petugas Damkar Kecamatan Sekayam.

Penyaluran air bersih dilakukan setelah debit air di sejumlah sumber yang selama ini dimanfaatkan masyarakat mengalami penurunan akibat kondisi cuaca yang relatif kering.

Baca Juga: Bukit Kemantan Dikepung Sawit dan Kemarau, Warga Perbatasan Kapuas Hulu Menjerit Krisis Air Bersih

Bantuan air bersih disalurkan ke Masjid Hidayatullah di Dusun Balai Karangan IV. Kemudian Surau Raudhatul Jannah di Dusun Balai Karangan II serta Surau Al-Baqarah di Gang Klien, Dusun Balai Karangan II.

Selain rumah ibadah, personel juga mendistribusikan air bersih kepada warga di Dusun Balai Karangan I, II, III dan IV. Petugas mendatangi langsung sejumlah lokasi permukiman untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat musim kemarau.

“Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, kami berupaya hadir untuk membantu sesuai kemampuan yang kami miliki. Air merupakan kebutuhan dasar, sehingga pada kondisi kemarau seperti ini kepolisian bersama unsur terkait perlu mengambil langkah nyata untuk membantu warga,” ujar Sutikno.

Baca Juga: Satu Bulan Tak Hujan Lebat, Warga Kalbar Mulai Merana Kesulitan Air Bersih dan Beli Galon Tiap Hari

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Namun, kepolisian juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang membutuhkan dukungan.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Warga diminta tidak berlebihan dalam menggunakan air serta menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia.

“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan air seperlunya dan menjaga sumber air yang ada. Polri bersama pemerintah dan unsur terkait akan terus berupaya membangun koordinasi untuk membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau,” katanya.

Sutikno juga meminta masyarakat yang mengalami kesulitan air semakin serius untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun kepolisian agar dapat dicarikan solusi bersama.

Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air di sejumlah rumah ibadah. Polsek Sekayam memastikan akan terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat kemitraan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (agg)

Editor : Miftahul Khair
sanggau musim kemarau Damkar krisis air bersih Polsek Sekayam