PONTIANAK POST – Kepolisian Sektor (Polsek) Noyan menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran rumah dengan menyalurkan bantuan sosial kepada korban di Dusun Ngira, Desa Semongan, Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau, Kamis (13/8).
Bakti sosial tersebut dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIB hingga selesai. Bantuan diberikan kepada warga yang terdampak kebakaran rumah yang terjadi pada Selasa (11/8).
Kapolsek Noyan Iptu Suharyanto, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Baca Juga: Meski Anggaran Diefisiensi, Pemkot Pontianak Tetap Salurkan Bantuan Rp600 Ribu untuk 273 Keluarga
“Kami datang untuk memastikan warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri. Bantuan ini memang tidak dapat menggantikan apa yang telah hilang akibat kebakaran, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk kembali bangkit,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Suharyanto didampingi Kanit Binmas Polsek Noyan Aiptu Meidiyanto, Kanit Reskrim, Kanit Intel, serta Bhabinkamtibmas Polsek Noyan. Turut hadir Kepala Wilayah Dusun Ngira Yacobus Johai.
Personel Polsek Noyan menyambangi langsung rumah warga yang terdampak kebakaran. Tiga warga yang menerima bantuan yakni Desik, Dugong, dan Antonius Ato.
Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari. Setiap paket di antaranya terdiri dari tiga kemasan beras masing-masing lima kilogram, tiga dos mi instan, tujuh dos air mineral, tiga papan telur, tiga kilogram minyak goreng, serta sembilan bungkus kue kering.
Baca Juga: 273 Keluarga Pontianak Timur Terima Bantuan Rp600 Ribu, Edi Kamtono: Ini Bentuk Perhatian Pemkot
Selain kebutuhan pangan, polisi juga menyerahkan pakaian bekas layak pakai kepada para korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan warga selama menjalani masa pemulihan pascakebakaran.
Perhatian juga diberikan kepada anak-anak korban. Polsek Noyan turut menyalurkan seragam sekolah tingkat SD, sepatu, tas sekolah, dan perlengkapan alat tulis.
Menurut Kapolsek, bantuan perlengkapan pendidikan tersebut penting agar anak-anak korban tetap dapat menjalankan aktivitas belajar meskipun keluarga mereka tengah menghadapi kondisi sulit.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap memberikan perhatian kepada para korban. Yang paling penting saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi dan anak-anak tetap dapat bersekolah,” katanya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus berkomunikasi dengan pemerintah desa, perangkat dusun, dan masyarakat untuk mengetahui perkembangan kondisi warga pascakebakaran.
Baca Juga: Kemarau Membuat Air Bersih di Sungai Putat Sekadau Menipis, Polisi Antar Bantuan
“Semoga bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya dan membawa manfaat bagi keluarga yang terdampak,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Noyan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan.
Kegiatan bakti sosial ini sekaligus diharapkan memperkuat semangat gotong royong serta meringankan beban ekonomi warga yang menjadi korban kebakaran. (agg)
Editor : Miftahul Khair