Rumah BUMN Pertamina Sanggau dan Bank Kalbar Dorong UMKM Naik Kelas

Agung Rajali Saputra • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:49 WIB
Rumah BUMN Pertamina Sanggau bersama Bank Kalbar memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam Bimtek Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI), sosialisasi PUMK, serta layanan legalitas dan digitalisasi usaha di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kamis (20/8).(ISTIMEWA) 
Rumah BUMN Pertamina Sanggau bersama Bank Kalbar memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam Bimtek Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI), sosialisasi PUMK, serta layanan legalitas dan digitalisasi usaha di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kamis (20/8).(ISTIMEWA) 

PONTIANAK POST – Rumah BUMN Pertamina Sanggau bersama PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) Cabang Balai Karangan dan Bank Kalbar Cabang Pembantu Kembayan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin tertib administrasi, memiliki legalitas usaha, serta mampu memanfaatkan layanan perbankan dan pembayaran digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) skema Self Declare sekaligus sosialisasi Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), Kamis (20/8).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kembayan, Kabupaten Sanggau, tersebut diikuti 30 pelaku UMKM binaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman kemasan.

Baca Juga: BRIN Ungkap Dampak Kebakaran Hutan yang Ubah Wajah Bumi 7 Juta Tahun Lalu

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan dan persyaratan sertifikasi halal melalui skema Self Declare. Sertifikasi halal dinilai penting tidak hanya sebagai bentuk jaminan kehalalan produk, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pemasaran.

Selain sertifikasi halal, peserta juga memperoleh informasi mengenai akses pendanaan PUMK yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan modal usaha, peningkatan kapasitas produksi, hingga menjaga keberlanjutan bisnis.

Pendampingan juga menyasar aspek legalitas dan digitalisasi usaha. Sebanyak 17 UMKM mendapatkan pembuatan sekaligus penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB). Dokumen tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung legalitas serta pengembangan kegiatan usaha.

Sementara itu, 21 UMKM mendapatkan pendampingan pembuatan buku rekening. Fasilitas tersebut diharapkan membuka akses pelaku UMKM terhadap layanan perbankan sekaligus membantu pengelolaan keuangan usaha secara lebih tertib.

Baca Juga: 11 UMKM Binaan BI Kalbar Tampil di Karya Kreatif Indonesia 2026

Tak kalah penting, sebanyak 28 UMKM mendapatkan fasilitas pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penggunaan pembayaran digital ini diharapkan memudahkan transaksi sekaligus membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.

Dilanjutkan Kunjungan ke UMKM

Pendampingan tidak berhenti pada pelaksanaan Bimtek. Setelah kegiatan, Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Sanggau melanjutkan kunjungan kepada 28 pelaku UMKM binaan dalam rangka pendampingan dan proses audit halal.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaku usaha, termasuk kesesuaian proses produksi dan bahan yang digunakan dengan ketentuan sertifikasi halal.

Baca Juga: Pesta Rakyat Sungai Pinyuh 2026 Meriah, UMKM Lokal Kebanjiran Pembeli dan Warga Padati Acara

Pendampingan secara langsung diharapkan dapat memperlancar proses sertifikasi hingga pelaku UMKM memperoleh sertifikat halal dan semakin siap memperluas pemasaran produknya.

Supervisor Rumah BUMN Pertamina Sanggau, Supian Jeldi, mengatakan pihaknya ingin memastikan program pembinaan memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan Bimtek, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan perubahan bagi UMKM binaan. Melalui sinergi bersama Bank Kalbar, kami ingin membantu UMKM mulai dari legalitas usaha, sertifikasi halal, akses perbankan dan pendanaan, hingga digitalisasi pembayaran melalui QRIS,” ujarnya.

Menurutnya, pendampingan akan terus dilakukan melalui kunjungan langsung kepada pelaku UMKM agar proses sertifikasi halal dapat berjalan dengan baik.

“Kami ingin UMKM semakin siap untuk naik kelas, berkembang, serta memiliki daya saing yang lebih kuat,” tambah Supian.

Kolaborasi Rumah BUMN Pertamina Sanggau dan Bank Kalbar tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan UMKM yang berkelanjutan. Dengan penguatan legalitas, sertifikasi halal, akses pembiayaan, layanan perbankan, dan digitalisasi pembayaran, pelaku UMKM di Kabupaten Sanggau diharapkan semakin adaptif dan mampu mengembangkan usahanya di tengah perubahan pasar. (Agg)

Editor : Hanif
umkm sanggau Sertifikasi Halal Gratis QRIS UMKM Rumah BUMN Pertamina Sanggau bank Kalbar