PONTIANAK POST – Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Sanggau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Sanggau turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Lingkungan Semajau, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Selasa (1/9).
Bantuan tersebut disalurkan oleh Satgas Pemadaman Sat Samapta Polres Sanggau dalam rangka Operasi Aman Nusa II Tahun 2026. Kegiatan dipimpin Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, didampingi Kasat Samapta Polres Sanggau IPTU Santoso Heru Bimo, KBO Samapta IPDA Twenty Julianto, Pamapta Regu III serta dua personel mahasiswi S2 STIK Mabes Polri.
“Hari ini kami dari Satgas Pemadaman Sat Samapta Polres Sanggau Ops Aman Nusa II Tahun 2026 sesuai perintah Pak Kapolres melakukan bakti sosial kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih,” ujar Radian.
Baca Juga: Polres Sanggau Juara II Nasional Lomba Ketahanan Pangan
Menurutnya, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Sanggau terhadap masyarakat yang terdampak kemarau berkepanjangan.
“Kami memahami betul kesulitan yang dihadapi masyarakat saat ini sebagai dampak dari kemarau panjang. Oleh karena itu, kami hadir di sini sebagai bentuk empati sekaligus sarana untuk lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.
Radian menegaskan, persoalan yang dihadapi masyarakat juga menjadi perhatian kepolisian. Karena itu, pihaknya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan keluhan maupun masukan.
“Intinya, kesulitan yang dialami masyarakat itu kesulitan kami juga. Kami siap menerima keluhan, saran dan masukan dari masyarakat demi peningkatan kinerja kami dalam melayani masyarakat Sanggau,” tegasnya.
Baca Juga: Norsan Salurkan Air Bersih di Kubu Raya, Ancam Cabut Izin Empat Perusahaan Terkait Karhutla
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Ketua RT 31 Lingkungan Semajau, Marwan Martinus, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polres Sanggau. Ia berharap distribusi air bersih tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat terus dilakukan selama kondisi kemarau masih berlangsung.
“Semoga bantuan air ini berkelanjutan sehingga kami tidak bingung lagi mencari air bersih,” pungkasnya. (agg)
Editor : Miftahul Khair