Dukung Kemandirian Pangan Sanggau, Polsek Toba dan Kelompok Tani Tanam Jagung Hibrida di Lahan 1,5 H

Agung Rajali Saputra • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 12:38 WIB
Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky Montolalu bersama personel Polsek Toba dan kelompok tani melakukan penanaman benih jagung di lahan seluas 1,5 hektare di Dusun Teraju Barat, Desa Teraju, Kecamatan Toba, Sanggau, Rabu (23/9). (ISTIMEWA)
Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky Montolalu bersama personel Polsek Toba dan kelompok tani melakukan penanaman benih jagung di lahan seluas 1,5 hektare di Dusun Teraju Barat, Desa Teraju, Kecamatan Toba, Sanggau, Rabu (23/9). (ISTIMEWA) 

PONTIANAK POST – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui pemanfaatan lahan pertanian secara produktif. Polsek Toba bersama kelompok tani menanam jagung di lahan seluas 1,5 hektare di Dusun Teraju Barat, Desa Teraju, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Rabu (23/9).

Lahan yang ditanami merupakan lahan monokultur binaan Polsek Toba milik Hendrikus Supriono atau yang akrab disapa Idung. Lahan tersebut dikembangkan sebagai salah satu lokasi pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan di Kecamatan Toba.

Penanaman dilakukan secara bersama-sama setelah lahan dipersiapkan. Dalam kegiatan tersebut, petani menggunakan benih jagung hibrida F1 Bhayangkara sebanyak 10 kilogram dan benih Betras sebanyak 8 kilogram.

Baca Juga: 4,1 Ton Jagung Polsek Kembayan Lolos Uji, Siap Diserap Bulog Sanggau

Proses penanaman direncanakan berlangsung selama dua hari dengan melibatkan kelompok tani dan personel Polsek Toba. Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky Montolalu mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat sekaligus mendorong petani memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal.

“Melalui penanaman jagung ini, kami ingin mendorong masyarakat agar terus memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Polsek Toba akan terus mendampingi dan membangun komunikasi dengan kelompok tani agar kegiatan pertanian dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Arnold, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan pada tahap penanaman. Pendampingan hingga proses pemeliharaan dan panen juga menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan pertanian dapat memberikan hasil yang optimal.

Ia berharap lahan seluas 1,5 hektare tersebut dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi petani sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif bagi masyarakat lainnya di Kecamatan Toba.

Baca Juga: Kapolres Sambas Pimpin Panen Jagung, Bagikan Masker dan Imbau Warga Bersama Cegah Karhutla

Selain mendukung ketersediaan pangan, kegiatan penanaman jagung bersama kelompok tani tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Polsek Toba berkomitmen terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kecamatan Toba. Pemanfaatan lahan secara optimal diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Sanggau. (agg)

Editor : Miftahul Khair
benih jagung hibrida F1 Bhayangkara polsek toba jagung ketahanan pangan