PONTIANAK POST – Personel Polsek Meliau, Polres Sanggau, bergerak cepat menangani titik api yang ditemukan saat melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Meliau, Sabtu (26/9).
Titik api ditemukan di lahan perkebunan kelapa sawit milik warga di Dusun Lubuk Benuang, Desa Pampang Dua, Kecamatan Meliau. Patroli dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIB sebagai bagian dari upaya pemantauan kawasan yang dinilai rawan Karhutla.
Saat melakukan penyisiran, personel mendapati api masih menyala di area kebun sawit milik Riko, warga setempat. Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area perkebunan dan lahan di sekitarnya.
Baca Juga: Kabut Asap Masih Selimuti Sambas, AQI Capai 151 Meski BMKG Catat Nol Titik Api
Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,2 hektare. Setelah api berhasil dipadamkan, personel melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Dalam penanganan tersebut, petugas menggunakan cairan X-FIRE yang dicampurkan dengan air. Campuran kemudian diaplikasikan menggunakan mesin semprot atau solo sprayer ke area yang terbakar, terutama pada bagian yang masih ditemukan panas atau bara.
Kapolsek Meliau Iptu Supar mengatakan, penanganan dilakukan sesegera mungkin setelah personel menemukan titik api saat patroli.
“Personel menemukan titik api saat melaksanakan patroli dan langsung melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, kami lanjutkan dengan pendinginan menggunakan cairan X-FIRE untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman dan mengurangi kemungkinan api kembali menyala,” ujar Iptu Supar.
Baca Juga: Titik Api Muncul Dini Hari di Silat Hilir, Babinsa dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Api
Usai pemadaman dan pendinginan, personel memberikan imbauan kepada pemilik kebun agar meningkatkan pengawasan terhadap area perkebunannya. Pemilik lahan juga diminta segera melapor kepada petugas apabila kembali menemukan api maupun tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
Iptu Supar menegaskan, pencegahan Karhutla membutuhkan kewaspadaan dan kepedulian bersama. “Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan terus menjaga lingkungan. Patroli akan tetap dilakukan, terutama di kawasan yang dinilai rawan, sehingga setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani,” katanya.
Polsek Meliau memastikan patroli dan pemantauan wilayah akan terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi Karhutla. Penanganan cepat terhadap setiap titik api diharapkan dapat mencegah kebakaran meluas sekaligus menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.Deskripsi (Agg)
Editor : Miftahul Khair