Tingkatkan Mutu Pendidikan Daerah, Ratusan Guru di Sanggau Digembleng Lewat Workshop IGI

Agung Rajali Saputra • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45 WIB
Dewan Pembina IGI Kabupaten Sanggau yang juga anggota DPRD Sanggau, Didi Darmadi, menyampaikan sambutan saat membuka workshop IGI Sanggau di Aula SMP Negeri 2 Sanggau, Kamis (1/10). (ISTIMEWA)
Dewan Pembina IGI Kabupaten Sanggau yang juga anggota DPRD Sanggau, Didi Darmadi, menyampaikan sambutan saat membuka workshop IGI Sanggau di Aula SMP Negeri 2 Sanggau, Kamis (1/10). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sanggau terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui penguatan literasi, numerasi, dan penerapan pembelajaran bermakna. Upaya tersebut diwujudkan melalui workshop implementasi pembelajaran bermakna yang digelar di Aula SMP Negeri 2 Sanggau, Kamis (1/10).

Workshop bertajuk “Sharing and Growing Together” tersebut menjadi wadah bagi para guru untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kemampuan dalam menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Ketua IGI Kabupaten Sanggau, Muhammad Johnson Maulani, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.

Baca Juga: KBP3A Sintang Dorong Guru BK Perkuat Pencegahan Kekerasan Anak Lewat Kolaborasi dengan Keluarga

“Tujuan utamanya tentu kami ingin meningkatkan potensi guru yang ada di Kabupaten Sanggau. Kami mendapatkan amanah untuk menjalankan kegiatan ini dan berharap dapat memberikan manfaat bagi guru dalam meningkatkan kompetensi serta menerapkannya dalam proses pembelajaran,” ujar Johnson usai kegiatan.

Menurutnya, materi yang diberikan dalam workshop meliputi pembelajaran literasi dan numerasi, praktik pembelajaran bermakna, serta pemanfaatan Rumah Belajar sebagai salah satu sarana pendukung proses belajar mengajar.

“Yang menjadi materi pokok dalam workshop ini adalah pembelajaran literasi dan numerasi, kemudian pemanfaatan Rumah Belajar. Materi tersebut diberikan kepada peserta sebagai bagian dari kegiatan peningkatan kompetensi guru,” katanya.

Workshop diikuti guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Sanggau. Jumlah peserta dibatasi sebanyak 100 orang dengan menyesuaikan kemampuan anggaran penyelenggaraan kegiatan.

Baca Juga: Sekda Sintang Kartiyus Minta Guru BK Tak Lagi Jadi Polisi Sekolah, Siswa Butuh Ruang Aman

“Guru yang mengikuti kegiatan ini kami batasi karena mengingat keterbatasan dana. Kami batasi 100 orang, sehingga memang kami sesuaikan dengan kemampuan yang ada,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, IGI Sanggau berharap para guru tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pembelajaran.

Johnson berharap semangat Sharing and Growing Together dapat terus dibangun di kalangan guru, sehingga peningkatan kompetensi tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi berlanjut melalui penerapannya di ruang kelas.

Workshop tersebut dibuka Dewan Pembina IGI Kabupaten Sanggau yang juga anggota DPRD Sanggau, Didi Darmadi.

Dalam sambutannya, Didi mengaku bangga dapat hadir di tengah para guru. Ia mengatakan, profesi guru memiliki peran besar dalam perjalanan hidupnya, terlebih dirinya merupakan anak seorang guru yang kini telah memasuki masa pensiun.

“Saya bangga bisa hadir bersama para guru yang sangat berjasa dalam hidup saya. Tanpa mereka mungkin saya bukan siapa-siapa. Berkat jerih payah guru juga hari ini saya bisa duduk di kursi DPRD,” ujar Didi.

Baca Juga: 140 Guru Singkawang Ditargetkan Terbitkan Buku Ber-ISBN Lewat Program Sagusaku

Sebelum workshop berlangsung, Ketua IGI Wilayah Kalimantan Barat, Arnold Yacobus, terlebih dahulu melantik pengurus IGI Kabupaten Sanggau periode 2026–2031.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari momentum penguatan organisasi IGI Sanggau dalam menjalankan program peningkatan profesionalisme dan kompetensi guru di Kabupaten Sanggau. (agg)

Editor : Miftahul Khair
ikatan guru indonesia penguatan literasi sanggau Workshop guru