Kepala Pelaksana BPBD Sekadau Matius Jon mengatakan, bantuan disalurkan bagi sejumlah desa di Kabupaten Sekadau atas kepedulian Pemkab, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Sekadau terhadap warga yang terkena musibah banjir, meskipun keduanya tidak dapat bertemu langsung dengan warga yang terdampak.
"Adapun bantuan yang diserahkan berupa deterjen, kecap manis, mi instan, minyak goreng, roti biscuit, sabun cuci, saos sambal, paket lauk pauk, dan makanan siap saji yang berjumlah 200 paket," tutur dia.
Sementara itu, Pj. Sekda Nurhadi berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak musibah banjir. "Kita terus mengingatkan agar masyarakat terus waspada, dan lebih menjaga anak-anak. Lantaran bencana alam tersebut belum dapat dipastikan hingga kapan berakhir atau justru semakin parah," ucap dia.
Di waktu yang sama, Kepala Desa (Kades) Tanjung, Syamsuddin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan Pemkab. "Ada 200 KK yang terdampak banjir di desa kami, yang merupakan warga RT 03, 04, dan 05," jelasnya.
Untuk kerugian, Kades sejauh ini belum menghitung total kerugian akibat banjir yang sudah satu pekan melanda desa yang dipimpinnya. "Mayoritas warga kami bekerja sebagai petani dan buruh. Jadi dengan adanya banjir juga mengganggu aktivitas mereka bekerja sehari-hari," ungkapnya.
Selain itu, warga Desa Tanjung, Indah (40) menyebut banjir yang melanda tempat tinggalnya sudah berlangsung selama satu pekan. "Meskipun debit air belum memasuki rumah, tetapi menjadi kekhawatiran bagi Indah yang memiliki anak balita," ucapnya.
Adapun ketinggian air hingga saat ini mencapai 1 meter di beberapa tempat di desa tersebut. "Kerusakan alat-alat belum ada. Cuma barang-barang yang sempat hanyut ada dan belum dihitung berapa kerugiannya," tandasnya. (var) Editor : Salman Busrah