Selain tugas utama sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat, agaknya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah memiliki tugas baru yakni menambal jalan berlubang. Berikut Pontianak Post menyajikan aksi-aksi kepolisian di Polres Sekadau guna memastikan pengguna jalan merasa nyaman saat berkendara.
SUGENG ROHADI, Sekadau
BELUM lama ini, lubang menganga terlihat di KM 04 Jalan Merdeka Timur, Kota Sekadau. Peristiwa kecelakaan lalu lintas tidak dapat terhindarkan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Tidak ingin kejadian serupa kembali terjadi, kepolian setempat berinisiatif melakukan penambalan lubang yang menganga cukup besar dan dalam tersebut.
"Jalan berlubang ini sangat berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama bagi pengendara roda dua. Untuk itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sekadau melakukan penambalan di sejumlah tempat yang dilaporkan masyarakat," ungkap Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama.
"Salah satu lokasi perbaikan berada di Jalan Merdeka Timur, tepatnya di KM 04 yang berada di depan GI SUTET PLN. Lokasi ini sebelumnya terjadi kecelakaan lalu lintas. Selain itu, penambalan juga dilakukan di Jalan Merdeka Barat atau tepatnya di depan Surau Mujahidin. Upaya ini untuk mengantisipasi risiko kecelakaan," sambung kapolres.
Berkaitan dengan kegiatan penambalan, pihaknya mengerahkan personel Satlantas untuk turun langsung ke lokasi dengan membawa material menggunakan mobil patroli untuk menambal lubang yang ada sehingga kembali dapat dilalui masyarakat dengan aman.
"Penambalan ini merupakan langkah cepat yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sekadau," katanya.
"Kita tahu, Jumat kemarin terjadi kecelakaan tunggal di lokasi ini akibat lubang yang menganga di badan jalan. Dua sepeda motor terlibat insiden setelah salah satu pengendara mendadak mengerem karena masuk ke lubang, yang mengakibatkan pengendara di belakangnya turut terjatuh," jelasnya.
Kapolres mengungkapkan lubang tersebut berdiameter sekira 30 hingga 50 sentimeter dengan kedalaman lebih dari 5 sentimeter. Lubang di KM 04 tersebut jelas merupakan ancaman bagi pengendara, terutama saat hujan karena tertutup genangan air. Kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi tentunya berisiko terjungkal jika tidak waspada.
"Sambil melakukan penambalan, personel Satlantas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi untuk memastikan keamanan selama proses perbaikan berlangsung. Traffic cone ditempatkan sebagai tanda peringatan bagi pengendara agar tidak melintas di area yang baru saja ditambal hingga semen mengering," ujarnya.
"Ini adalah penambalan kedua yang kami lakukan. Satlantas Polres Sekadau juga telah menyampaikan kepada pihak terkait untuk dilakukan perbaikan jalan secara permanen. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintas di jalur yang sebelumnya berlubang. Jika menemukan jalan rusak yang berpotensi membahayakan, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti," harapnya. (*)
Editor : Miftahul Khair