PONTIANAK POST – Bencana banjir melanda Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Rabu (7/1) hingga Kamis (8/1). Sedikitnya tiga desa di dua kecamatan terdampak, dengan total ribuan warga mengalami dampak langsung akibat peristiwa tersebut.
Koordinator Harian Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan banjir terjadi di Desa Meranti, Kecamatan Nanga Taman, serta Desa Mongko dan Desa Lembah Beringin.
“Di Desa Meranti, Kecamatan Nanga Taman, tercatat sebanyak 459 kepala keluarga atau 902 jiwa terdampak. Sementara di Desa Mongko terdapat 537 kepala keluarga dengan 1.921 jiwa terdampak,” ujar Daniel, Sabtu (8/2).
Selain itu, banjir juga merendam Desa Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, dengan jumlah warga terdampak mencapai 417 kepala keluarga atau sekitar 902 jiwa.
Daniel menjelaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau saat ini telah melakukan gerak cepat di lokasi bencana. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi evaluasi kondisi lapangan, upaya penyelamatan warga, serta pendataan dampak bencana.
“Dari hasil kaji cepat yang dilakukan, pemerintah daerah akan melaksanakan penanggulangan bencana secara masif sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang terdampak agar tetap tenang, bersabar, dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. “Kami mengingatkan masyarakat untuk mematuhi instruksi petugas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Daniel. (mse)
Editor : Miftahul Khair