PONTIANAK POST - Proses pencarian helikopter PK-CFX yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Sekadau diwarnai beredarnya informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sejumlah foto yang menunjukkan helikopter berada di area perkebunan kelapa sawit serta video berdurasi 21 detik yang menampilkan helikopter sejenis sedang mendarat beredar luas di masyarakat dan memicu spekulasi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sintang, Benyamin, menegaskan bahwa hingga saat ini keberadaan helikopter masih dalam tahap pencarian. “Informasi yang beredar masih misinformasi,” ujarnya, Kamis (16/4).
Baca Juga: Kronologi Helikopter PK-CFX Hilang Kontak, Terakhir Terpantau di Nanga Taman Sekadau
Ia menambahkan seluruh laporan yang masuk, termasuk dari warga, masih dalam proses verifikasi. “Masih menunggu informasi, dan laporan warga perlu dicek lagi kebenarannya,” tegasnya.
Seperti diketahui, sebuah helikopter dilaporkan hilang kontak pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB setelah sebelumnya melakukan penerbangan dari Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi menuju Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Helikopter jenis Airbus Helicopter H-130 (tipe H-130T2) dengan nomor registrasi PK-CFX tersebut lepas landas dari Heliped PT Citra Mahkota di Desa Nanga Keruap pada pukul 07.34 WIB dan dijadwalkan tiba di Heliped PT Graha Agro Nusantara 1, Desa Teluk Bakung, pada pukul 08.50 WIB.
Baca Juga: Sempat Hilang Kontak, Helikopter PK-CFX Dilaporkan Mendarat Darurat di Sekadau
Dalam perjalanan, helikopter tersebut kehilangan kontak pada pukul 08.39 WIB dengan koordinat terakhir berada di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Helikopter itu dipiloti oleh Capt. Marindra W bersama co-pilot Harun Arasyd serta membawa enam penumpang.
Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh aparat Polsek Nanga Taman, Polres Sekadau, serta tim Basarnas Sintang untuk menemukan keberadaan helikopter beserta seluruh awak dan penumpangnya. (nda)
Editor : Miftahul Khair