PONTIANAK POST — Aktivitas balap liar kembali meresahkan warga di kawasan Komplek Pemda Jalan Merdeka Timur Km 9, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.
Dalam patroli Senin sore (4/5), aparat gabungan mengamankan tiga pelajar yang diduga terlibat.
Penertiban dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh tim yang dipimpin Pamapta I SPKT Polres Sekadau, Ipda Nixon Edward Tambunan, bersama personel piket fungsi dan Dinas Perhubungan setempat.
Lokasi tersebut memang kerap dilaporkan warga sebagai arena balap liar.
Kasi Humas Polres Sekadau, AKP Triyono, mewakili Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, menjelaskan bahwa saat petugas tiba, para remaja langsung membubarkan diri. Namun, tiga orang berhasil diamankan di lokasi.
“Ketiganya masih berstatus pelajar. Mereka berada di lokasi dan mengetahui adanya aktivitas balap liar yang dilakukan rekan-rekannya,” ujar Triyono, Selasa (5/5).
Petugas kemudian melakukan penelusuran dengan mendatangi rumah sejumlah remaja lain yang diduga terlibat. Namun, beberapa di antaranya tidak berada di tempat.
Sebagai langkah lanjutan, ketiga pelajar tersebut diminta datang ke Pos Lantas Polres Sekadau bersama orang tua untuk menjalani pembinaan.
Upaya ini dilakukan guna memberikan edukasi sekaligus mencegah keterlibatan ulang dalam aktivitas berisiko.
Triyono menegaskan, penertiban balap liar akan terus dilakukan secara rutin, terutama di titik-titik rawan seperti Komplek Pemda dan kawasan Pasar Baru.
“Balap liar sangat membahayakan, baik bagi pelaku maupun masyarakat sekitar. Ini menjadi perhatian serius kami,” tegasnya.
Aksi balap liar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Aparat berharap peran orang tua dan masyarakat dapat membantu mengawasi serta mencegah remaja terlibat dalam kegiatan tersebut. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro