PONTIANAK POST – Jeriken, galon, ember hingga drum berjajar di depan rumah warga Dusun Sungai Putat, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Rabu (12/8) sore. Bukan untuk menyimpan persediaan biasa, wadah-wadah itu disiapkan warga untuk menampung air bersih yang mulai sulit didapat akibat musim kemarau.
Sekitar pukul 16.00 WIB, dua mobil pengangkut air bersih tiba di dusun tersebut. Warga langsung berdatangan membawa wadah yang mereka miliki. Selang kemudian diarahkan petugas satu per satu ke drum, galon dan ember milik warga.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan Polsek Sekadau Hilir bersama Pemerintah Desa Sungai Ringin dan UPK Yayasan Bhakti Luhur. Bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga di tengah terbatasnya pasokan air selama kemarau.
Sebelum menuju Sungai Putat, petugas gabungan terlebih dahulu melakukan penyemprotan jalan di kawasan Pasar Sekadau. Setelah kegiatan selesai, rombongan langsung bergerak ke dusun tersebut membawa air bersih.
Menunggu Air dalam Wadah
Kedatangan mobil pengangkut air disambut antusias warga. Mereka rela menunggu dan membawa berbagai wadah yang tersedia di rumah masing-masing untuk mendapatkan bagian air.
Petugas juga membantu mengatur pembagian dengan mengarahkan selang ke setiap wadah agar pengisian berlangsung tertib. Air kemudian dialirkan secara bergantian ke drum, ember, galon dan jeriken.
Sebanyak dua mobil R6 milik UPK Yayasan Bhakti Luhur dikerahkan untuk mengangkut air bersih ke Dusun Sungai Putat.
Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, penyaluran dilakukan karena kebutuhan air bersih warga cukup mendesak.
“Kami melihat kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau ini cukup mendesak. Karena itu, Polsek Sekadau Hilir bersama Pemdes Sungai Ringin dan UPK Yayasan Bhakti Luhur turun langsung menyalurkan air agar bisa dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Iwan.
Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan sedikit meringankan beban warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau.
“Semoga bantuan ini benar-benar dapat meringankan beban warga Dusun Sungai Putat. Terutama air bersih saat kemarau, tetap bisa terpenuhi,” ujarnya.
Penyaluran air bersih tersebut diikuti Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam, Kades Sungai Ringin Sulisnan, Kepala UPK Bhakti Luhur Sekadau Jimmy, Kadus Sungai Putat Tomi Saputra, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Ringin Bripka Joy Dananta Ginting, serta petugas UPK Yayasan Bhakti Luhur.
Bagi warga Sungai Putat, kedatangan air bersih itu bukan sekadar bantuan. Di tengah kemarau yang membatasi pasokan air, setiap jeriken yang terisi menjadi persediaan penting untuk menjalani hari.