Jembatan Longkam Ambruk, Warga Gotong Royong Pulihkan Akses di Sekadau

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:57 WIB
Warga bergotong royong memperbaiki jembatan darurat Longkam yang sebagian ambruk akibat abrasi Sungai Kapuas di Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir, Jumat (14/8/2026).
Warga bergotong royong memperbaiki jembatan darurat Longkam yang sebagian ambruk akibat abrasi Sungai Kapuas di Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir, Jumat (14/8/2026).

 

PONTIANAK POST – Jembatan Longkam di Dusun Kapuas, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, mengalami kerusakan dan sebagian ambruk akibat abrasi Sungai Kapuas.

Kerusakan tersebut mengganggu akses masyarakat yang masih menggunakan jembatan itu untuk beraktivitas. Kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sementara pengendara roda dua harus lebih berhati-hati saat melewati bagian jembatan yang rusak.

Kondisi tersebut mendorong warga bersama Pemerintah Desa Sungai Ringin melakukan perbaikan secara gotong royong, Jumat (14/8/2026).

Warga Turun Tangan Memperbaiki Jembatan

Gotong royong dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Pemerintah desa, para kepala dusun, dan warga membawa peralatan masing-masing untuk memperbaiki bagian jembatan yang rusak.

Perbaikan dilakukan dengan pengecoran pada bagian jembatan yang sebelumnya ambruk. Material berupa pasir dan semen berasal dari dukungan Pemerintah Desa Sungai Ringin serta sejumlah donatur.

Kepala Desa Sungai Ringin Sulisnan mengatakan perbaikan dilakukan untuk membuat akses warga, terutama pengguna kendaraan roda dua, lebih aman.

“Hari ini kita melaksanakan pengecoran di jembatan Longkam yang kondisinya ambruk. Harapannya, pengendara roda dua dan masyarakat yang melewati jembatan ini bisa lebih aman,” kata Sulisnan.

Bhabinkamtibmas Desa Sungai Ringin, Bripka Joi Dananta Ginting yang juga turun bersama warga melakukan gotong royongturut berkomentar.

"Kerusakan tersebut membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sedangkan pengendara roda dua harus lebih berhati-hati saat melewati lokasi," katanya.

Akses Kendaraan Roda Empat Masih Terhambat

Kerusakan jembatan membuat kendaraan roda empat belum dapat melintas. Kondisi ini berpotensi menyulitkan mobilitas warga, terutama ketika harus membawa barang atau membutuhkan akses kendaraan yang lebih besar.

Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan kewaspadaan. Warga melakukan perbaikan agar jalur tersebut tetap dapat digunakan dengan risiko yang lebih rendah.

Gotong Royong Sekaligus Bersihkan Lingkungan

Perbaikan jembatan tidak hanya menyasar bagian yang ambruk. Warga juga membersihkan lingkungan sekitar lokasi selama kerja bakti berlangsung.

Kegiatan tersebut membuat aliran selokan yang sebelumnya tersumbat kembali lancar. Gotong royong sekaligus menjadi upaya warga menjaga fasilitas dan lingkungan yang berada di sekitar jalur tersebut.

Perbaikan Jalan Dilanjutkan

Pemerintah Desa Sungai Ringin berencana melanjutkan kerja bakti di Jalan Haji Adenan. Penimbunan menggunakan material batu akan dilakukan agar akses tersebut kembali dapat dilalui kendaraan roda empat.

Langkah tersebut diharapkan membantu memulihkan mobilitas warga di kawasan yang terdampak kerusakan akses.

Namun, perbaikan jembatan darurat dan jalan belum menghilangkan persoalan abrasi yang menjadi penyebab kerusakan. Penanganan jangka panjang diperlukan agar akses masyarakat tidak terus mengalami kerusakan ketika kondisi sungai kembali mengikis bagian struktur jembatan.

Jembatan Rusak, Warga Menjaga Akses Tetap Terbuka

Kerusakan jembatan membuat akses warga menyempit, tetapi kebutuhan untuk tetap bergerak tidak berhenti. Karena itu, warga memilih bergotong royong memperbaiki bagian yang masih memungkinkan ditangani secara swadaya.

Perbaikan tersebut menjadi langkah sementara untuk menjaga akses masyarakat tetap berfungsi sambil menunggu penanganan yang lebih permanen.

Di tengah keterbatasan akses, jembatan Longkam bukan sekadar infrastruktur penghubung. Bagi warga, jalur tersebut menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari yang perlu tetap aman untuk dilalui.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
jembatan ambruk Sekadau abrasi Sungai Kapuas Desa Sungai Ringin akses warga gotong royong warga