Kemarau Panjang, Warga Sekadau Antre Air Bersih

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB
Warga Dusun Tapang Sambas dan Tapang Kemayau, Desa Tapang Semadak, Sekadau, membawa galon, jeriken hingga drum untuk menampung bantuan air bersih yang disalurkan saat musim kemarau, Kamis (20/8/2026).
Warga Dusun Tapang Sambas dan Tapang Kemayau, Desa Tapang Semadak, Sekadau, membawa galon, jeriken hingga drum untuk menampung bantuan air bersih yang disalurkan saat musim kemarau, Kamis (20/8/2026).

 

PONTIANAK POST - Musim kemarau membuat warga di tiga dusun di Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan air kemudian disalurkan kepada warga pada Kamis (20/8/2026).

Distribusi dilakukan dalam dua tahap, yakni pukul 10.00 WIB dan 15.00 WIB. Air bersih diangkut menggunakan mobil pemadam kebakaran untuk memenuhi kebutuhan warga selama kemarau.

Bagi warga yang kesulitan memperoleh air, bantuan tersebut bukan sekadar distribusi air. Air dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kemarau.

Warga Siapkan Galon, Jeriken hingga Drum

Penyaluran pertama dilakukan di Dusun Tapang Semadak sekitar pukul 10.00 WIB. Polsek Sekadau Hilir bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membawa air bersih.

Lima jam kemudian, distribusi dilanjutkan ke Dusun Tapang Sambas dan Dusun Tapang Kemayau. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, masing-masing milik DPKP Kabupaten Sekadau dan Yayasan Bhakti Luhur Kabupaten Sekadau.

Warga menyambut bantuan tersebut dengan membawa berbagai wadah untuk menampung air. Galon, jeriken hingga drum digunakan warga agar air yang diperoleh dapat dibawa pulang.

Air Bersih Menjadi Kebutuhan Mendesak Saat Kemarau

Kekurangan air bersih dapat membuat aktivitas sehari-hari warga menjadi lebih berat. Kebutuhan untuk minum, memasak, membersihkan diri dan keperluan rumah tangga tetap harus dipenuhi meski sumber air sulit diperoleh.

Kondisi tersebut membuat distribusi air menjadi salah satu bentuk bantuan langsung yang dibutuhkan masyarakat selama kemarau.

Polisi dan Pemerintah Turun Membantu

Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam bersama Kepala DPKP Kabupaten Sekadau Eko Sulistyo, Kepala Desa Tapang Semadak Marsianus Maslyadi, Kepala Dusun Tapang Kemayau Philipus dan Bhabinkamtibmas Desa Tapang Semadak AIPDA Arie Susilo turut hadir dalam distribusi.

Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan bantuan diberikan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polres Sekadau bersama Pemerintah Kabupaten Sekadau dan pihak-pihak yang turut membantu untuk meringankan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau,” kata Iwan.

Kolaborasi Percepat Distribusi Air

Selain DPKP Kabupaten Sekadau, Yayasan Bhakti Luhur ikut membantu dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Dukungan dua armada tersebut memungkinkan distribusi air menjangkau Dusun Tapang Sambas dan Dusun Tapang Kemayau.

Iwan mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang ikut membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami mengapresiasi dukungan DPKP Kabupaten Sekadau dan Yayasan Bhakti Luhur yang bersama-sama membantu penyaluran air bersih kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga selama musim kemarau,” pungkasnya.

Di Balik Galon dan Jeriken, Ada Kebutuhan Sehari-hari

Warga yang datang membawa galon, jeriken dan drum menunjukkan bagaimana kebutuhan air bersih menjadi persoalan nyata selama kemarau.

Bantuan tersebut setidaknya membantu warga memenuhi kebutuhan air untuk sementara. Namun, kebutuhan air bersih akan terus ada selama sumber air warga belum kembali mencukupi.

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
bantuan air bersih Sekadau kekeringan Sekadau kemarau Kalimantan Barat warga kekurangan air distribusi air bersih