Malam-Malam Salurkan Air Bersih, Sumur Mengering, 100 Keluarga Terima Bantuan

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 23:33 WIB
AIR TIBA MALAM HARI: Warga menampung air bersih yang dibawa mobil AWC Satuan Samapta Polres Sekadau ke Dusun Selalong, Desa Selalong, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (8/9) malam. Sebanyak 6.000 liter air dibagikan kepada sekitar 100 keluarga yang sumurnya mulai mengering. FOTO: ISTIMEWA
AIR TIBA MALAM HARI: Warga menampung air bersih yang dibawa mobil AWC Satuan Samapta Polres Sekadau ke Dusun Selalong, Desa Selalong, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (8/9) malam. Sebanyak 6.000 liter air dibagikan kepada sekitar 100 keluarga yang sumurnya mulai mengering. FOTO: ISTIMEWA

 

PONTIANAK POST – Mobil armoured water cannon (AWC) Satuan Samapta Polres Sekadau bergerak malam-malam menuju Dusun Selalong, Desa Selalong, Kecamatan Sekadau Hilir, Selasa (8/9). Kendaraan tersebut membawa sekitar 6.000 liter air bersih untuk warga yang sumurnya mulai mengering akibat kemarau.

Sekitar 100 kepala keluarga menerima bantuan tersebut. Warga membawa drum, ember, jeriken, dan galon untuk menampung air yang dibagikan petugas.

Personel Satuan Samapta turut membantu pendistribusian. Air tersebut digunakan untuk meringankan kebutuhan rumah tangga warga di tengah menipisnya persediaan.

Bergerak Setelah Menerima Informasi

Kasat Samapta Polres Sekadau Iptu Insan Malau mengatakan, informasi mengenai kesulitan air diterima sekitar pukul 18.30 WIB. Laporan disampaikan Manajer PT MJP 1 di Desa Selalong, Bambang Pranomo.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung menyiapkan mobil AWC yang sudah diisi air untuk dibawa ke lokasi. Bantuan ini diberikan karena sumur warga mulai kering,” kata Insan.

Polisi tidak menunggu hingga keesokan hari untuk menyalurkan bantuan. Mobil AWC diberangkatkan pada malam yang sama agar warga segera memperoleh air.

Mengandalkan Hujan dan Sumur

Warga Dusun Selalong selama ini mengandalkan air hujan dan sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kemarau berkepanjangan membuat persediaan air semakin menipis.

Bantuan 6.000 liter tersebut bersifat sementara. Sumber air alternatif dan pola distribusi rutin diperlukan apabila hujan belum turun dalam waktu dekat.

“Kami berusaha merespons setiap informasi dari masyarakat yang membutuhkan air. Semoga bantuan ini sedikit meringankan kebutuhan warga Selalong di tengah kemarau,” ujar Insan. 

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
kemarau Sekadau bantuan air Sekadau sumur kering Selalong air bersih warga polres sekadau