PONTIANAK POST - Raksasa La Liga, Atletico Madrid, dilaporkan mulai bergerak agresif untuk mencari suksesor Antoine Griezmann.
Target utama tim asuhan Diego Simeone tersebut jatuh kepada bintang asal Korea Selatan yang kini merumput di Paris Saint-Germain (PSG), Lee Kang-in.
Langkah ini diambil menyusul konfirmasi resmi bahwa Griezmann, sang pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub, akan bergabung dengan Orlando City di Amerika Serikat pada akhir musim ini.
Menurut laporan Estos Es Atlético, Direktur Atletico, Mateu Alemany, telah memberikan sinyal hijau untuk perombakan skuat besar-besaran di musim panas.
Alemany menegaskan bahwa bursa transfer musim panas adalah tantangan sesungguhnya bagi klub untuk tetap kompetitif.
"Pasar transfer tetap terbuka dan tidak bersifat bermusuhan," ungkap Alemany merujuk pada kesiapan finansial dan strategi klub.
Lee Kang-in dianggap sebagai profil yang paling mendekati Griezmann.
Sama-sama memiliki kaki kiri dominan, kreativitas tinggi, dan kemampuan bermain di berbagai posisi, Lee dinilai tidak memerlukan waktu adaptasi lama karena memiliki rekam jejak sukses di La Liga bersama Valencia dan Mallorca.
Baca Juga: PSG Bantai Chelsea 5-2 di Paris, Dembélé dan Kvaratskhelia Jadi Bintang dalam Laga Liga Champions
Terlebih, Direktur Alemany dan CEO Hilmar dikabarkan sangat terobsesi mengamankan jasa pemain berusia 25 tahun tersebut karena hubungan profesional mereka yang sudah terjalin sejak di Valencia.
Namun, jalan Atletico tidak akan mulus.
Jurnalis spesialis transfer, Fabrizio Romano, menyebutkan bahwa Lee Kang-in juga masuk dalam radar klub-klub kaya Inggris seperti Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Newcastle United.
Di sisi lain, Lee Kang-in sendiri dikabarkan tengah menimbang masa depannya setelah belum mendapatkan peran reguler sebagai starter di bawah asuhan Luis Enrique di PSG.
Baca Juga: Pesta Juara PSG Berujung Kerusuhan, Dua Orang Tewas
Atletico membutuhkan pemain muda kreatif dengan pengalaman elit untuk memimpin serangan balik.
Lee adalah kandidat ideal untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan pemain kunci.(*)
Editor : Budi Miank