PONTIANAK POST - Gelandang serang andalan Liverpool, Florian Wirtz, memacu semangat rekan-rekan setimnya untuk segera bangkit dari keterpurukan domestik menjelang laga leg pertama perempat final Liga Champions kontra Paris Saint-Germain (PSG).
Menghadapi sang juara bertahan di Parc des Princes pada Rabu malam waktu setempat, Wirtz memperingatkan bahwa The Reds tidak boleh lagi bermain liar dan tidak terorganisir seperti saat dihajar Manchester City di ajang FA Cup akhir pekan lalu.
Laga ini menjadi momen bersejarah bagi pemain bernomor punggung 7 tersebut, mengingat ini adalah pengalaman pertamanya mencicipi babak delapan besar kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Wirtz mengungkapkan ambisi besarnya untuk membawa Liverpool melangkah lebih jauh di tengah musim yang penuh tantangan.
"Ini adalah tipe pertandingan yang ingin Anda mainkan sebagai pemain dan yang saya impikan sejak bergabung dengan klub ini," ujar Wirtz dilansir dari laman resmi klub.
"Kami tahu ini sulit karena tim-tim terbaik dunia bermain di Liga Champions. Ini adalah kesempatan bagus untuk melawan mereka dan melihat sejauh mana level kami yang sebenarnya."
Wirtz secara terbuka mengakui bahwa musim Liverpool sejauh ini tidak berjalan sesuai rencana, terutama setelah kegagalan mempertahankan gelar Premier League.
Namun, ia menegaskan bahwa Liga Champions menjadi satu-satunya pelabuhan harapan untuk menyelamatkan musim mereka.
"Kami ingin hasil yang lebih baik musim ini, tapi kami masih di Liga Champions, jadi masih ada sesuatu yang harus diperjuangkan," tambahnya.
Mengenai evaluasi performa tim yang sempat hancur di tangan City, Wirtz memberikan analisis yang jujur.
Ia menyoroti hilangnya kontrol permainan akibat ambisi yang terlalu berlebihan di lapangan.
"Akhir pekan lalu saya pikir kami mencoba terlalu banyak hal, sehingga di satu titik kami bermain sedikit liar di lapangan. Kami harus memperbaikinya untuk pertandingan berikutnya," cetus pemain asal Jerman tersebut.[]
Editor : Budi Miank