PONTIANAK POST- Pelatih Liverpool Arne Slot secara mengejutkan memarkir Mo Salah dalam racikan strategi 4-2-3-1 saat melawan Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis dini hari. Sebagai gantinya dia memasang Jeremie Frimpong di pos penyerang sayap kanan itu.
Celakanya, tusukan dan umpan maut untuk Hugo Ekitike sama sekali terputus. Dalam pertandingan yang dilangsukan di markas PSG itu, Liverpool hanya tercatat membukukan tiga tembakan dan sama sekali tidak ada yang tepat sasaran.
Sadar jika lini tengah Liverpool tak berdaya, Arne Slot baru melakukan pergantian empat pemainnya langsung di menit ke-77 guna menambah daya gedor.
Curtis Jones, Cody Gakpo, Andy Robertson dan Alexander Isak, masuk. Ini adalah penampilan perdana Isak setelah menepi dari cedera panjang yang dialaminya sejak Desember tahun lalu. Tidak ada nama Mo Salah di sana.
Dikutip dari laman resmi Liverpool FC, Slot mengatakan alasan tentang mengapa Mohamed Salah tidak tampil dalam pertandingan dan sisi positif dari Alexander Isak mendapatkan beberapa menit sebagai pemain pengganti di babak kedua.
"Saya pikir di bagian akhir pertandingan, lebih tentang bertahan bagi kami daripada ada kemungkinan kami bisa mencetak gol. Ya, Anda tidak pernah tahu, karena musim lalu kami mencetak gol lima menit sebelum akhir, Harvey Elliott mencetak gol ketika saya menarik Mo keluar," katanya.
"Tapi saya rasa ini adalah 20, 25 menit di mana kami hanya bertahan dan Mo memiliki banyak kualitas, tetapi bagi Mo untuk bertahan 20, 25 menit di kotak penalti sendiri, saya pikir lebih baik baginya untuk menghemat energinya untuk banyak pertandingan yang akan datang dalam beberapa minggu ke depan," tambah Slot lagi.
Akui PSG Miliki Kecepatan
Di pertandingan itu, Slot mengakui PSG memiliki kecepatan dari mana-mana.
"Kamu bisa melihat kecepatan dan kecepatan yang luar biasa. [Achraf] Hakimi dan Nuno Mendes adalah ancaman ofensif yang luar biasa selain semua yang lain. Jadi, kami menghadapi mereka dengan Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez, itulah pemikiran di baliknya," kilah Slot.
"Dan dengan cara itu, saya pikir kami bisa mencoba menekan mereka dengan sangat tinggi dan agresif karena Jeremie dan Milos juga adalah dua pemain."
Tambah Slot lagi, "Dan biasanya, biasanya, pemain seperti Jeremie dan Milos lebih siap untuk itu dibandingkan dengan winger murni, tetapi saya pikir kita juga bisa melihat bahwa setiap kali kita mencoba menekan mereka dengan tinggi dan agresif, itulah juga saat-saat di mana kita benar-benar hancur."
PSG, Kamis dini hari, sukses mencetak kemenangan menyakinkan lewat gol cepat Desire Doue di menit ke-11 dan aksi individu brilian Khvicha Kvaratskhelia di babak kedua.
Modal dua gol ini cukup berarti bagi PSG untuk melakoni leg kedua yang akan dimainkan di kandang Liverpool, Anfield, pada Kamis (16/4) dini hari Waktu Indonesia Barat. (*)
Editor : Efprizan