PONTIANAK POST - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, akhirnya bisa bernapas lega.
Di tengah krisis opsi penyerang tengah sebagai pelapis Harry Kane, Ollie Watkins muncul sebagai pahlawan dengan memborong dua gol saat membawa Aston Villa membungkam Bologna 3-1 pada laga leg pertama perempat final Europa League di Italia, Jumat (10/4/2026) dini hari WIB.
Ketajaman Watkins seolah menjadi jawaban instan atas tumpulnya lini depan The Three Lions saat melakoni laga uji coba melawan Uruguay dan Jepang bulan lalu tanpa kehadiran sang kapten, Harry Kane.
Performa gemilang bomber berusia 30 tahun ini sangat krusial, mengingat gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko hanya menyisakan waktu sedikit lebih dari dua bulan lagi.
"Ini adalah fase akhir musim dan saya siap tempur. Saya bahkan bisa bermain 90 menit lagi sekarang. Saya sangat bersemangat dan lapar untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," ujar Watkins kepada TNT Sports usai laga.
Ketajaman Watkins ini seolah menjadi tamparan bagi Tuchel yang sempat mencoretnya dari skuad 35 pemain pada Maret lalu karena penurunan performa.
Mantan winger Skotlandia, Pat Nevin, menilai momentum kebangkitan Watkins sangat tepat bagi klub dan negara.
Baca Juga: Brace Watkins Bawa Villa Benamkan Bologna di Liga Europa
"Waktunya sangat pas, bukan? Ada posisi penyerang tengah yang menunggu di Timnas Inggris untuk Piala Dunia, ada peluang mengamankan tiket Liga Champions, dan potensi final Eropa," ujar Nevin kepada BBC Radio 5 Live.
"Dia terlihat sangat tajam dan hidup hari ini," tambahnya.
Statistik menunjukkan Watkins kini telah mengoleksi tiga gol dalam lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
Hal ini menjadi angin segar bagi Tuchel setelah alternatif lain seperti Dominic Calvert-Lewin (Leeds United) dan Dominic Solanke (Tottenham) gagal memberikan kesan mendalam saat diberi kesempatan bulan lalu. (*)
Editor : Budi Miank