PONTIANAK POST - Crystal Palace tampil dominan saat membantai Fiorentina 3-0 pada laga UEFA Conference League di Selhurst Park.
Striker Jean-Philippe Mateta menjadi sorotan utama setelah mencetak gol penalti menit ke-24 sekaligus memberi assist untuk gol Tyrick Mitchell.
Keunggulan The Eagles semakin tak terbendung setelah Tyrick Mitchell menggandakan skor pada menit ke-32, disusul gol Ismaila Sarr di masa injury time.
Fiorentina kesulitan keluar dari tekanan sistem 3-4-2-1 racikan Oliver Glasner yang membuat mereka hanya menghasilkan 0,51 xG meski lebih banyak menguasai bola.
Jean-Philippe Mateta tampil sebagai pemain terbaik laga dengan kontribusi gol dan assist yang merusak pertahanan Viola sejak awal.
Di sisi lain, performa lini belakang juga solid dengan Maxence Lacroix tampil sebagai tembok kokoh.
Sementara Dean Henderson mencatat clean sheet berkat dua penyelamatan penting.
Baca Juga: Bukan Xabi Alonso! Liverpool Pilih Pertahankan Arne Slot, Alasan Kematian Diogo Jota Jadi Kunci
Glasner pun mendapat pujian tinggi atas pendekatan taktisnya yang mampu mematikan serangan Fiorentina sepanjang laga.
Skema 3-4-2-1 Crystal Palace sukses menutup ruang Fiorentina dan mengubah pertandingan menjadi dominasi penuh tuan rumah.
Hasil ini membuat Palace semakin percaya diri di klasemen UECL dan mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara. (*)
Editor : Budi Miank