PONTIANAK POST - Penyerang asal Belanda, Donyell Malen, tampil menggila dengan mencetak hat-trick perdana di Serie A untuk membawa AS Roma melumat Pisa 3-0 di Stadio Olimpico, Jumat (10/4/2026) waktu setempat.
Performa fantastis ini tidak hanya mengamankan tiga poin bagi Serigala Ibu Kota, tetapi juga resmi mengaktifkan salah satu syarat klausul pembelian permanen dari Aston Villa.
Sejak mendarat di Roma dengan status pinjaman pada Januari lalu, Malen telah menjelma menjadi mesin gol mematikan dengan koleksi 10 gol hanya dalam 12 laga.
Ketajaman luar biasa dengan rata-rata satu gol setiap 97 menit ini membuat publik Roma mulai menyandingkan dirinya dengan sang legenda legendaris, Gabriel Batistuta.
Pihak manajemen AS Roma dikabarkan sangat puas dan dilaporkan telah menyiapkan dana sebesar €25 juta atau sekitar Rp427,5 miliar (kurs Rp17.100) untuk mempermanenkan Malen.
Nilai tersebut merupakan biaya tambahan di luar biaya pinjaman awal sebesar €2 juta atau setara Rp34,2 miliar yang sudah dibayarkan kepada klub Liga Inggris tersebut.
Kemenangan atas Pisa menjadi tonggak krusial bagi masa depan Malen di Italia.
Baca Juga: Jadwal Final FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tantang Bulgaria di GBK
Menurut laporan Football Italia, kesepakatan pinjaman antara Roma dan Aston Villa memuat kewajiban beli permanen dengan dua pemicu (trigger) spesifik.
Pemicu pertama, yang mengharuskan Malen mencapai 50 persen dari total penampilan yang tersedia, kini telah resmi terpenuhi.
Sementara pemicu kedua berkaitan dengan keberhasilan Roma finis di zona Liga Champions.
Meski syarat kedua belum dipastikan secara matematis, Roma dilaporkan tetap akan menebus Malen terlepas dari posisi akhir klasemen nanti karena kontribusinya yang transformatif.
"Saya senang bisa membantu tim meraih momentum, sejak gol pertama semuanya berada di bawah kendali kami," ujar Malen kepada wartawan usai laga, sebagaimana dikutip dari TuttoMercatoWeb.
Bangga Disejajarkan dengan Gabriel Batistuta
Bagi Malen, kepindahan ke Roma adalah penyelamat karier setelah sempat frustrasi di Aston Villa akibat minimnya menit bermain dan jarang dipasang sebagai penyerang tengah murni.
Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Tampil di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Skema Pertandingannya
Di bawah asuhan taktik di Roma, ia menemukan kembali insting predatornya di kotak penalti lawan.
Mengenai perbandingan dirinya dengan pemegang rekor gol Roma, Gabriel Batistuta, pemain berusia 27 tahun ini mengaku sangat terhormat.
Ia menilai pujian tersebut sebagai motivasi besar untuk terus memberikan yang terbaik bagi para penggemar di Olimpico.
"Yang paling penting adalah meraih tiga poin hari ini. Saya sangat bangga dengan perbandingan dengan Batistuta. Target saya adalah terus mencetak lebih banyak gol dan terus berkembang," tegas Malen.[]
Editor : Budi Miank