PONTIANAK POST - Paris Saint-Germain memastikan langkah ke semifinal Liga Champions UEFA setelah menyingkirkan Liverpool dengan agregat 4-0.
Meski begitu, pelatih PSG Luis Enrique mengakui timnya mendapat tekanan besar dari tuan rumah di Anfield, terutama pada babak kedua.
Namun, efektivitas serangan menjadi pembeda utama di laga tersebut.
Enrique sendiri menegaskan bahwa atmosfer Anfield membuat pertandingan berjalan sangat sulit, meski PSG tetap mampu mengendalikan permainan pada fase tertentu.
Dalam pernyataannya kepada Canal+, Enrique menyebut bahwa Liverpool tampil luar biasa di depan pendukungnya sendiri.
Ia mengatakan, "Itu adalah hal yang sangat sulit dilakukan di stadion ini dan dalam atmosfer seperti ini.”
Ia juga mengakui babak kedua menjadi momen tersulit bagi PSG karena intensitas permainan Liverpool yang meningkat.
Namun, Ousmane Dembélé tampil sebagai pembeda dengan gol krusial yang mengunci kemenangan tim tamu.
Meski mendapat dukungan penuh suporter, Liverpool gagal memaksimalkan peluang, termasuk satu penalti yang dianulir melalui VAR.
Hal ini menjadi titik balik yang merugikan tuan rumah dalam upaya mereka membalikkan keadaan.
PSG memanfaatkan celah lewat serangan balik dan menutup laga dengan dominasi agregat meyakinkan.
Enrique pun menegaskan bahwa hasil ini layak mereka dapatkan setelah dua leg pertandingan yang sangat ketat.
“Kami layak lolos,” tegas Enrique, menutup komentarnya usai memastikan tiket semifinal Liga Champions UEFA.(*)
Editor : Budi Miank