PONTIANAK POST - Cesc Fabregas kembali menjadi sorotan setelah secara terbuka menolak peluang melatih tim nasional Italia, meski namanya terus dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa.
Mantan gelandang Arsenal dan Chelsea itu menegaskan dirinya belum tertarik meninggalkan rutinitas melatih harian di level klub.
“Melatih tim nasional Italia? Mungkin suatu hari nanti, tapi sekarang saya terlalu seorang pelatih,” ujar Fabregas seperti dikutip dari Marca.
"Saya butuh berada di lapangan setiap hari bersama pemain."
Ia menambahkan bahwa pekerjaan di level timnas saat ini terasa kurang menantang baginya.
Di sisi lain, Fabregas justru tengah menikmati kesuksesan besar bersama Como di Serie A.
Klub tersebut kini berada di peringkat lima klasemen, hanya terpaut dua poin dari Juventus dengan enam laga tersisa, sehingga peluang menuju Liga Champions masih terbuka lebar.
Performa impresif Como membuat Fabregas masuk radar sejumlah klub Premier League, termasuk Manchester United, Liverpool, hingga Chelsea.
Situasi makin panas setelah Bournemouth mengumumkan kepergian Andoni Iraola di akhir musim, membuka kursi pelatih baru di Inggris.
Meski menutup pintu untuk timnas Italia, masa depan Fabregas tetap penuh tanda tanya.
Italia sendiri masih mencari pelatih permanen pasca mundurnya Gennaro Gattuso, sementara mantan pelatih Roberto Mancini terakhir membawa mereka juara Euro 2020, namun gagal lolos ke Piala Dunia 2022.
Menariknya, eks rekan setim Fabregas, Eden Hazard, menyebut sang Spanyol ditakdirkan melatih Chelsea suatu saat nanti.
Namun saat ini, The Blues masih ditangani Liam Rosenior yang mencatat awal positif sejak Januari.(*)
Editor : Budi Miank