PONTIANAK POST - Gelandang muda Pape Matar Sarr menjadi komoditas panas di bursa transfer musim panas 2026.
Pemain milik Tottenham Hotspur itu kini diburu dua raksasa Eropa, Bayern Munich dan Real Madrid, di tengah ketidakpastian masa depannya menyusul ancaman degradasi klub London tersebut.
Sarr yang baru berusia 23 tahun dinilai sebagai salah satu gelandang box-to-box paling menjanjikan di Liga Inggris.
Baca Juga: Update Bursa Transfer: Barcelona Ngotot Rekrut Alvarez, PSG Gaspol Kejar Martinelli dari Arsenal
Namun, performanya belum sepenuhnya maksimal karena Spurs tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Meski demikian, kontribusinya tetap terlihat dengan torehan lima kontribusi gol dari 23 penampilan musim ini.
Jurnalis Football Insider, Pete O'Rourke, mengungkapkan ketertarikan klub-klub besar terhadap pemain asal Senegal itu.
“Bukan hanya klub Premier League, banyak tim Eropa juga memantau Sarr. Bayern Munich dan Real Madrid termasuk di antaranya,” ujarnya dalam podcast Transfer Insider.
Baca Juga: Kata Pep Guardiola Usai City Gilas Arsenal 2-1: Kami Tak Ingin Kehilangan Fokus!
“Tottenham tahu mereka punya pemain muda top. Dia baru 23 tahun dan pemain penting bagi Senegal.”
Situasi Tottenham akan sangat menentukan masa depan Sarr.
Jika terdegradasi, peluang hengkangnya hampir pasti terbuka lebar.
Bahkan, sekalipun bertahan di Premier League, Spurs disebut tetap berpotensi kehilangan sejumlah pemain kunci dalam perombakan skuad besar-besaran.
Ketertarikan Bayern Munich terhadap Sarr juga membuka peluang reuni dengan mantan striker Tottenham, Harry Kane.
Kombinasi keduanya diyakini bisa memperkuat lini tengah dan serangan Bayern musim depan.
Selain Sarr, Tottenham juga terancam kehilangan bek andalan Cristian Romero.
Pemain asal Argentina itu dikabarkan memiliki klausul rilis antara £37,8 juta hingga £53 juta atau sekitar Rp780 miliar hingga Rp1,1 triliun, yang bisa memuluskan kepindahannya.
Atlético Madrid disebut sebagai salah satu peminat serius.(*)
Editor : Budi Miank