PONTIANAK POST - Chelsea mulai memburu pelatih baru setelah memecat Liam Rosenior menyusul kekalahan 0-3 dari Brighton, yang menjadi kekalahan kelima beruntun klub di Premier League.
Pemecatan itu menambah tekanan di Stamford Bridge, saat klub terpuruk setelah tujuh kekalahan dalam delapan laga di semua kompetisi.
Di bawah Rosenior, Chelsea kehilangan daya serang dan hanya mencetak satu gol sejak pertengahan Maret, itu pun saat menghadapi Port Vale dari League One.
Kondisi itu memicu pencarian sosok baru yang dinilai mampu memulihkan stabilitas tim, sekaligus mengangkat moral skuad yang terus tertekan.
Baca Juga: Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Lima Kekalahan Beruntun
Sebagai pengganti sementara, Calum McFarlane ditunjuk menjadi pelatih interim hingga akhir musim. Ia akan memimpin The Blues dalam upaya mengejar tiket kompetisi Eropa dan melaju di Piala FA.
Berikut lima manajer yang bisa dipertimbangkan Chelsea setelah pemecatan terbaru di Stamford Bridge seperti dikutip dari Mirror Football.:
1. Filipe Luis
Masuk dalam radar karena berstatus bebas dan memiliki kedekatan emosional dengan Chelsea sebagai mantan pemain.
Setelah meninggalkan Flamengo pada bulan Maret, pemain asal Brasil ini saat ini berstatus bebas transfer dan dapat ditunjuk tanpa biaya kompensasi. Riwayatnya sebagai pemain Chelsea juga memberinya hubungan yang baik dengan para penggemar Stamford Bridge yang frustrasi.
Namun minim pengalaman di level elite Eropa membuat opsi itu dinilai masih menyimpan risiko besar.
2. Oliver Glasner
Juga muncul sebagai kandidat kuat karena dinilai memiliki rekam jejak taktis dan pengalaman membangun tim kompetitif di Premier League sebagai Pelatih Crystal Palace .
Masa baktinya di Selhurst Park sangat luar biasa, terutama ditandai dengan kemenangan mereka di Piala FA musim lalu.
3. Andoni Iraola
Seperti Glasner, manajer Bournemouth, Andoni Iraola, juga akan hengkang di akhir musim. Dengan klub yang telah mengumumkan Marco Rose sebagai penggantinya minggu ini. Iraola mungkin memutuskan untuk pergi sebelum musim berakhir.
Dia ikut diperhitungkan berkat pendekatan agresif dan kemampuannya membentuk identitas permainan yang jelas.
Baca Juga: Haaland Bawa City Kudeta Klasemen Liga Inggris, Burnley Resmi Terdegradasi
4. Cesc Fabregas
Menjadi opsi menarik karena sukses bersama Como di Serie A, serta memiliki hubungan kuat dengan suporter Chelsea.
Bagi sebagian pendukung, kedatangan Fabregas juga bisa memberi suntikan psikologis bagi ruang ganti yang kehilangan arah.
Sebagai murid Pep Guardiola , keahlian taktiknya dianggap elite di antara para pelatih muda.
5. John Terry
Disebut sebagai opsi darurat jika klub mengutamakan figur pemersatu untuk mengangkat moral tim hingga akhir musim.
Baca Juga: Kata Pep Guardiola Usai Menang Tipis Atas Burnley dan Kudeta Arsenal di Puncak Klasemen Liga Inggris
Meski begitu, pengalaman kurang berhasil saat menunjuk legenda klub sebagai solusi sementara membuat opsi itu masih diperdebatkan.
Pergantian pelatih kali ini dinilai bukan sekadar soal taktik, tetapi juga ujian arah kebijakan Chelsea di tengah krisis berkepanjangan. (*)
Editor : Efprizan