PONTIANAK POST - Juventus mengalihkan fokus perburuan kiper dari Alisson Becker ke David De Gea karena kendala biaya transfer dan gaji yang dinilai terlalu tinggi.
Dikutip dari Tuttosport, perubahan arah itu menjadi bagian dari rencana pembenahan skuad yang disiapkan untuk musim depan, termasuk memperkuat fondasi pertahanan.
Meski Mattia Perin dan Michele Di Gregorio menunjukkan performa menjanjikan, Juventus disebut tetap ingin menghadirkan kiper utama baru sesuai kebutuhan taktis Luciano Spalletti.
Kiper Alisson Becker sempat menjadi target utama, terlebih ada peluang hengkang dari Liverpool setelah klub itu memilih fokus pada Giorgi Mamardashvili.
Baca Juga: Ini Dia Lima Kandidat Pelatih Chelsea Setelah Liam Rosenior Dipecat: Ada Murid Pep Guardiola
Namun, gaji mencapai delapan juta euro per musim, bonus penandatanganan, serta biaya agen membuat transfer itu dinilai sulit diwujudkan.
Situasi itu membuka jalan bagi De Gea, yang dinilai lebih realistis sekaligus memenuhi profil yang diinginkan Juventus.
Fiorentina disebut siap melepas kiper asal Spanyol itu dengan nilai sekitar 10 juta euro, angka yang dianggap masuk dalam kemampuan belanja klub.
Selain biaya lebih terjangkau, pengalaman dan stabilitas De Gea dipandang bisa memberi rasa aman bagi lini belakang Juventus yang kerap goyah.
Di tengah spekulasi transfer, De Gea juga menjadi sosok yang dinilai mampu memberi dampak cepat, bukan sekadar proyek jangka panjang.
Juga Bidik Guglielmo Vicario
Nama Guglielmo Vicario ikut masuk radar, meski hingga kini belum ada negosiasi formal dengan Tottenham.
Persaingan juga terbuka karena Inter Milan, Roma, dan Fiorentina dilaporkan memantau perkembangan situasi Vicario.
Bagi Juventus, pencarian kiper baru bukan hanya soal mengganti posisi, tetapi upaya mengakhiri rapuhnya pertahanan yang kerap merugikan tim. (*)
Baca Juga: Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Lima Kekalahan Beruntun
Editor : Efprizan