PONTIANAK POST - Klub Serie A, Sassuolo, merilis laporan keuangan 2025 dengan catatan kerugian besar setelah agresif di bursa transfer.
Salah satu sorotan utama adalah perekrutan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang didatangkan dari Venezia dengan nilai 7,6 juta euro atau sekitar Rp154 miliar.
Tak hanya Idzes, Sassuolo juga menggelontorkan dana besar untuk memperkuat skuad usai promosi ke Serie A.
Total belanja pemain mencapai 17,515 juta euro atau sekitar Rp355 miliar, termasuk transfer Fali Cande dari Venezia senilai 12,1 juta euro (sekitar Rp245 miliar) dan Tarik Muharemovic dari Juventus dengan biaya sekitar Rp40 miliar.
Namun, pemasukan dari penjualan pemain tidak sebanding.
Sassuolo hanya meraup kurang dari 5 juta euro atau sekitar Rp101 miliar, membuat neraca transfer timpang dan berdampak pada kerugian total klub yang mencapai 38,7 juta euro atau sekitar Rp783 miliar.
Dalam laporan tersebut, pendapatan Sassuolo juga mengalami penurunan signifikan, dari 102 juta euro (sekitar Rp2,06 triliun) menjadi 70,7 juta euro (sekitar Rp1,43 triliun).
Baca Juga: Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026: Memalukan!
Pendapatan kapital bahkan anjlok dari 32,7 juta euro menjadi hanya 2,4 juta euro.
Meski begitu, sponsor utama mereka, Mapei, tetap memberikan kontribusi besar dengan nilai sekitar 23 juta euro atau setara Rp465 miliar.
Klub juga berhasil menekan pengeluaran dari Rp2,54 triliun menjadi sekitar Rp2,39 triliun.
Situasi defisit ini dinilai wajar mengingat Sassuolo baru saja promosi ke kasta tertinggi dan membutuhkan investasi besar untuk bersaing di level elite.
Menariknya, kondisi finansial yang merugi tidak berbanding lurus dengan performa tim di lapangan.
Di bawah arahan pelatih Fabio Grosso, Sassuolo justru tampil solid dan jauh dari ancaman degradasi.
Dengan lini belakang yang dikomandoi Jay Idzes serta dukungan pemain seperti Domenico Berardi, tim berjuluk Neroverdi mampu bertengger di papan tengah klasemen.
Hingga pekan ke-33, Sassuolo berada di posisi ke-10 dengan koleksi 45 poin, sebuah capaian yang dianggap memuaskan bagi tim promosi yang baru kembali ke Serie A.(*)
Editor : Budi Miank