PONTIANAK POST - Paris Saint-Germain membawa modal tipis usai menang 5-4 atas Bayern Munich pada leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (29/4) dini hari WIB. Tetapi duel terbuka membuat peluang kedua tim menuju final masih seimbang.
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany menilai timnya tetap punya alasan percaya diri karena mampu terus memberi ancaman meski kebobolan lima gol.
“Kami menderita, tetapi juga berbahaya, dan peluang yang kami ciptakan memberi keyakinan untuk membalikkan keadaan,” kata Kompany usai laga kepada Amazon Prime.
Ia menolak kritik bahwa buruknya pertahanan menjadi penyebab kekalahan, dan menegaskan duel level tertinggi kerap ditentukan margin yang sangat tipis.
Baca Juga: PSG Menang Dramatis Atas Bayern, Semifinal Liga Champions Membara
Menurut Kompany, sepak bola menyerang berisiko tinggi, namun pendekatan setengah-setengah justru tak akan berhasil di panggung semifinal Liga Champions.
Marquinhos Sebut Pertandingan Gila
Dari kubu PSG, kapten Marquinhos menyebut laga sembilan gol itu sebagai pertandingan gila yang dinikmati semua pecinta sepak bola karena kedua tim sama-sama bermain agresif dan intens.
PSG sempat tertinggal, lalu bangkit memimpin, sebelum kembali ditekan Bayern pada fase akhir, sebuah alur yang disebut Marquinhos menunjukkan tipisnya jarak kualitas dua raksasa Eropa itu.
Meski menang, PSG belum sepenuhnya puas karena kebobolan empat gol membuat keunggulan mereka rapuh menjelang lawatan ke Munich yang akan berlangsung pekan depan.
Baca Juga: Arsenal vs Atletico Madrid: Griezmann & Koke Ingin Kado Juara Liga Champions
“Kami frustrasi dengan gol yang kami terima karena seharusnya bisa memiliki keuntungan lebih besar,” ujar Marquinhos kepada Amazon Prime, usai laga.
Namun ia menilai kualitas lima gol PSG menjadi bekal penting, sekaligus cermin mental tim yang mampu merespons tekanan dalam laga dengan intensitas tinggi.
Dengan selisih hanya satu gol, Bayern masih menjaga harapan, sementara PSG dituntut membawa mental yang tepat bila ingin menuntaskan langkah menuju final. (*)
Baca Juga: Simeone Ambisius Jelang Semifinal: Atletico Madrid Siap Sakiti Arsenal
Editor : Efprizan